Serangan Bom di Mesir

Jusuf Kalla Sedih Dengar Pemboman Masjid di Mesir

Jusuf Kalla menyayangkan radikalisme, yang menyebabkan sudah lebih dari 230 orang tewas di Mesir.

Jusuf Kalla Sedih Dengar Pemboman Masjid di Mesir
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengutuk keras sekelompok militan bersenjata melakukan aksi penembakan dan pemboman di Masjid Al-Rawdah, di Kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir, Jumat (24/11/2017).

"Kita mengutuk kejadian penembakan dan pemboman di Mesir. Penembakan di Masjid dan Pembokan di Masjid. Sedih kita," ujar Jusuf Kalla di Pondok Pesantren Darul Quran Bengkel, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/11/2017).

Jusuf Kalla menyayangkan radikalisme, yang menyebabkan sudah lebih dari 230 orang tewas di Mesir.

Jumlah korban tewas tersebut membuat ini menjadi insiden paling mematikan dalam sejarah modern Mesir.

Menurut Jusuf Kalla, radikalisme merupakan tantangan Islam ke depan. Benih-benih radikalisme bagi Jusuf Kalla muncul karena adanya pikiran jalan pintas untuk masuk surga.

Baca: Perbatasan Mesir-Jalur Gaza Ditutup Pascaserangan di Masjid Sinai

"Kenapa radikalisme muncul karena jalan pintas ingin masuk surga," ujar Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla menyampaikan, radikalisme juga menjadi tantangan bangsa Indonesia kedepan, "Mengatasi radikalisme tentu harus dengan ilmu, dengan suasana kedamaian. Itu yang menjadi tantangan-tantangan kita," ujar Jusuf Kalla.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved