Dampak 4 Gunung Ini Lebih Mengerikan daripada Letusan Gunung Agung 1963 Jika Meletus Lagi
Letusan freatik juga digunakan sebagai pertanda kemungkinan akan adanya letusan magmatik.
TRIBUNNEWS.COM - Gunung Agung meletus secara tiba-tiba tanpa disertai tanda-tanda kegempaan.
Letusan yang terjadi pada tanggal 21 November 2017 merupakan jenis letusan freatik akibat kontak langsung air dengan magma.
Letusan freatik juga digunakan sebagai pertanda kemungkinan akan adanya letusan magmatik.
Indonesia beruda pada jalur cincin api pasifik yang menyebabkan banyak gunung berapi aktif ada pada wilayah daratan maupun bawah lautnya.
• Ditawari Ojek Pria Tua, Cewek Ini Awalnya Takut, tapi Ia Coba Beranikan Diri, Akhirnya Bikin Nangis!
Warga Indonesia harus bersiap dengan segala skenario geologi yang tidak bisa diprediksi karena wilayah Indosedia atas pergerakan lempeng aktif sehingga rawan akan bencana.
Bencana yang sering muncul adalah gempa tektonik dan vulkanik yang bisa menyebabkan bencana yang lebih besar yaitu tsunami.
Dilihat dari sejarahnya, Gunung-gunung di Indonesia sering dijadikan tersangka atas perubahan-perubahan besar yang ada di dunia.
Seperti penurunan suhu bumi, perubahan iklim global, dan dampak pasca letusan yang menyebabkan banyak orang meninggal.
Saat ini warga Indonesia sangat mengkhawatirkan kondisi gunung Agung sudah menunjukan tanda-tanda meletus.
Letusan besar yang terjadi pada tahun 1963 membuat masyarakat enggan mendekati atau tetap bermukim di lerengnya.
Namun 4 gunung ini ternyata pernah meletus dengan dasyat bahkan melebihi kekuatan letusan gunung Agung pada tahun 1963.
1. Gunung Krakatau
Gunung Krakatau berada di selat Sunda pernah meletus dasyat pada tahun 1883, tepatnya 27 Agustus.
Letusan besar itu mengakibatkan tsunami yang besar menyapu bersih 163 desa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/erupsi-gunug-agung-ok_20171125_202615.jpg)