Jumat, 29 Agustus 2025

Demo di Jakarta

Fahri Hamzah: Presiden Jokowi Seharusnya Ada di Acara Reuni Alumni 212

Dalam orasinya di depan ribuan peserta aksi, Fahri mengaku bukan termasuk sebagai alumni aksi 212 yang digelar pada tahun lalu.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Rina Ayu
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadly Zon hadiri reuni akbar 212 di lapangan Medan Merdeka, Sabtu (2/12/2017). TRIBUNNEWS.COM/RINA AYU 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, turut hadir dalam acara Reuni Alumni 212 yang digelar di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017).

Dalam orasinya di depan ribuan peserta aksi, Fahri mengaku bukan termasuk sebagai alumni aksi 212 yang digelar pada tahun lalu.

"Saya bukan alumni 212, tapi 411," ujar Fahri.

Fahri justru menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan alumni 212 karena hadir pada acara tersebut tahun lalu.

Baca: Anies Bersyukur Lapangan Monas Kembali Digunakan untuk Kegiatan Keagamaan Termasuk Reuni 212

"Pak Jokowi alumni 212 mudah-mudahan kita doakan jadi mujahid 212. Jangan-jangan ada di sekitar kita. Tolong tengok kiri kanan kalau ada bawa ke panggung," tambah Fahri.

Fahri menegaskan kepada Jokowi untuk hadir dalam acara ini. Dia beralasan bahwa Jokowi dipilih oleh rakyat yang ikut dalam aksi ini.

"Wahai Presiden Jokowi anda seharusnya ada di sini. Orang yang memilih anda. Mereka akan menjaga republik ini," tegas Fahri.

Seperti diketahui, Presidium Alumni 212 menggelar reuni Alumni 212 pada 30 November hingga 2 Desember 2017.

Baca: Curhat Novanto di Tahanan: Obat Tak Seperti yang Biasa Dikonsumsi, Makanan Tak Cukup Gizi

Sebelum acara ini, lebih dulu digelar Kongres Alumni 212 di Wisma PHI, Jakarta Timur.

Usai kongres, acara berikutnya Maulid Agung dan Reuni Alumni 212 di Monas, Sabtu (2/12/2017).

Acara itu sekaligus reuni akbar 212 atau memperingati satu tahun unjuk rasa menuntut proses hukum terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap menistakan agama.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan