Natal 2017
Antisipasi Arus Padat Libur Akhir Tahun Pemerintah Batasi Truk dan Liburkan Pembangunan Proyek
Pemerintah memprediksikan saat libur natal dan tahun baru jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta meningkat 10 persen
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah memprediksikan saat libur natal dan tahun baru jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta meningkat 10 persen dibanding hari biasa.
Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengungkapkan untuk mengatasi kepadatan tersebut pemerintah akan melarang kendaraan sumbu tiga ke atas untuk melewati sejumlah ruas tol.
"Yang dilarang Tol Jakarta-Cikampek, Cikampek-Brebes Timur, Cikampek-Cileunyi, Jagorawi, Bandara Sediyatmo, Merak, Bawen-Salatiga. dan jalan negara Gilimanuk-Denpasar," papar Budi Setiyadi saat ditemui di kantor Kemenhub, Kamis (14/11/2017).
Budi Setiyadi menjelaskan pembatasan tersebut berlaku pada 22 Desember sampai 23 Desember 2017, dan 29 Desember sampai 30 Desember 2017.
"Pembatasan memang tidak boleh secara panjang," ungkap Budi Setiyadi.
Untuk tetap menjaga pengiriman barang truk diharapkan mencari jalan alternatif non tol.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan selama musim lebaran Natal dan Tahun Baru pembangunan fasilitas seperti LRT dan MRT juga akan diliburkan supaya lalu lintas nyaman dan aman.
"Proyek-proyek di lapangan mulai tanggal 22 Desember 2017 tidak beroperasi dan kita minta juga pagar-pagar tidak berguna yang mengakibatkan jalan itu sempit itu di bongkar semuanya. Dirjen Darat akan melakukan inspeksi kedepannya," pungkas Budi Karya Sumadi di kesempatan yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/antrean-kendaraan-di-pintu-tol-cikarang-utama_20170623_223842.jpg)