Rabu, 13 Mei 2026

Tragis! 178 Bayi Dibuang ke Jalan Sepanjang 2017, Paling Banyak di Provinsi Ini

Menurut dia, wilayah hukum Polda Metro Jaya menempati posisi teratas jumlah bayi dibuang orang tua, di mana sepanjang tahun ada 27 kejadian.

Tayang:
Warta Kota
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti banyaknya bayi baru lahir dibuang ke jalan.

Sepanjang tahun 2017, ada 178 bayi baru lahir dibuang oleh orang tua. Jumlah ini naik 90 kejadian dibandingkan 2016.

"Dari 178 bayi, 79 bayi tewas dan 10 bayi (janin,-red) belum masa lahir digugurkan dan dibuang ke jalan. Bayi yang hidup karena diselamatkan warga, aparat desa, puskesmas dan kepolisian ada 89 bayi," tutur Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, Senin (1/1/2018).

Baca: Urai Kemacetan, Jalur Busway di Mal Taman Anggrek Dibuka untuk Kendaraan

Menurut dia, wilayah hukum Polda Metro Jaya menempati posisi teratas jumlah bayi dibuang orang tua, di mana sepanjang tahun ada 27 kejadian. Artinya, Jakarta menjadi daerah rawan seks bebas dan pembuangan bayi ke jalan.

Berada di posisi kedua, Jawa Timur sebanyak 24 kejadian dan Jawa Barat di posisi ketiga dengan 23 kejadian. Berdasarkan data, dia terkejut melihat Nanggroe Aceh Darussalam jumlah bayi yang dibuang orang tua di Serambi Mekkah itu jumlahnya ada 16 kasus.

"Kasus pembuangan bayi di Aceh berada di bawah Jakarta, Jatim dan Jabar. Artinya, Aceh merupakan wilayah di luar Jawa yang paling tinggi dalam kasus pembuangan bayi di jalanan. Sementara wilayah luar Jawa lainnya yang tinggi kasus pembuangan bayi adalah Sumut, dengan 8 kejadian," kata Neta.

IPW mencatat, Polri selalu serius selama menangani kasus pembuangan bayi sepanjang 2017. Sebab warga turut membantu, baik aparat RT atau RW, desa dan kelurahan, serta puskesmas selalu memberikan laporan kepada polisi.

Sehingga banyak pelaku pembuangan bayi yang terjadi karena hubungan seks di luar nikah itu diproses hukum oleh Polri dan dijatuhi hukuman di pengadilan.

Ke depan, dia berharap, kasus pembuangan nyawa yang sia-sia dari generasi penerus bangsa bisa dieliminir, dengan adanya sosialisasi yang gencar dari pelaku-pelaku yang telah diproses secara hukum.

"Para orang tua, kalangan ulama dan para pendidik perlu berperan aktif untuk mengatasi seks bebas agar kasus pembuangan bayi di jalanan tidak makin marak," tambahnya.

Berdasarkan data selama 2017 ada 178 bayi dibuang, yaitu Desember 2017 ada 25 kasus. Nopember 2017 ada 17 kasus. Oktober 2017 ada 16 kejadian, September 2017 ada 15 kejadian, Agustus 2017 ada 19 kejadian, Juli 2017 ada 13 kejadian, Juni 2017 ada 8 kejadian, Mei 2017 ada 12 kejadian, April 2017 ada 5 kejadian, Maret 2017 ada 12 kejadian, Februari 2017 ada 11 kejadian, dan Januari 2017 ada 25 kejadian.

Kasus pembuangan bayi di daerah, diantaranya yaitu di DKI Jakarta ada 27 kejadian dengan 19 bayi meninggal dunia dan dua janin dipaksa digugurkan/dibuang dan 6 bayi yang dibuang berhasil diselamatkan.

Jawa Timur ada 24 kejadian dengan 8 bayi meninggal dunia dan 2 janin digugurkan serta 14 hidup.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved