Jumat, 17 April 2026

Rieke Curiga Bulog Kongkalikong di Impor Beras

Anggota DPR RI Komisi VI Rieke Diah Pitaloka menilai impor terjadi karena kesalahan Bulog tidak bisa menyerap beras yang ada

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Adiatmaputra
Rieke Diah Pitaloka 

Laporan Wartawan Tribunnews Adiatmaputra Fajar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi buka izin impor beras 500 ribu ton.

Perum Bulog ditunjuk untuk membeli beras tersebut.

Anggota DPR RI Komisi VI Rieke Diah Pitaloka menilai impor terjadi karena kesalahan Bulog tidak bisa menyerap beras yang ada.

Sedangkan kehadiran beras impor kata Rieke butuh waktu satu pekan.

"Kalau sekarang diputuskan, oke impor. Berasnya itu datang satu minggu, pastinya ada kongkalikong," ujar Rieke di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Baca: Rieke Diah Pitaloka Dikabarkan Akan Maju Jadi Calon Bupati Bogor, Begini Respons PDIP

Sedangkan impor beras membutuhkan biaya Rp 15 triliun.

"Jadi betul Bulog tidak punya uang? Karena sampai sekarang belum memberikan dividen," kata Rieke.

Politisi PDI-P itu menambahkan cadangan beras Bulog saat ini tersisa 850 ribu ton dan stok tersebut digunakan sampai April 2018.

"Stok pas-pasan apa memang solusinya impor? Atau ada persoalan tata niaga di Bulog yang salah, yang harus kita benahi?" kata Rieke.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved