Sudah Pindah, Nama Pemilik Mobil Ferrari Bambang Soesatyo Pernah Kembali Saat Pilkada DKI
“Sudah tinggal di sini 10 tahun lebih, orangnya baik, peduli lingkungan. Asalnya Tanah Abang, sudah pindah tiga tahun lalu ke Kebayoran Lama katanya"
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Andi Firmansyah, pria yang namanya tertera sebagai wajib pajak mobil Ferrari merah dengan nomor polisi B-1-RED milik Ketua DPR RI Bambang Soesatyo diketahui sudah tidak tinggal di kawasan RT 6 RW 15 No 85A, Pamerah, Jakarta Barat yang sudah ditinggalinya selama 10 tahun lebih.
Padahal alamat itu lah yang dicatat Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dalam surat kepemilikan mobil mewah Ferrari yang ditaksir memiliki nilai Rp 3,18 miliar.
Sebelumnya pada Sabtu (20/1/2018) Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Elling Hartono menyambangi alamat tersebut agar membayar pajak mobil mewah yang belum dibayarkan.
“Sudah tinggal di sini 10 tahun lebih, orangnya baik, peduli lingkungan. Asalnya Tanah Abang, sudah pindah tiga tahun lalu ke Kebayoran Lama katanya,” ujar Ketua RT 6, M Nur saat ditemui Tribunnews.com, Minggu (21/1/2018).
M Nur mengatakan meski mengontrak di kawasan itu, Andi Firmansyah sudah memindahkan domisili di KTP-nya ke kawasan Palmerah.
Bahkan Andi dikatakan pernah kembali ke kawasan itu pada saat Pilkada Jakarta 2017 lalu.
Baca: Asosiasi: Data Produksi Rumput Laut yang Dirilis Kementerian Kelautan dan Perikanan Tak Akurat
Baca: Michelle Joan Tentang Persahabatannya dengan Pemain Serial Ganteng Ganteng Serigala
“Karena hubungannya dengan warga baik dan alamat masih terdaftar di sini dia balik waktu Pilkada Jakarta kemarin untuk mencoblos. Dia pindah karena rumah yang dikontraknya itu mau digunakan anak pemilik tumah,” tambahnya.
M Nur sendiri mengaku kaget saat didatangi Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
“Pak Andi mengaku bekerja sebagai penjaga keamanan di Tanah Abang, tapi setelah pindah tidak tahu lagi. Saya juga tidak tahu apakah sudah punya mobil mewah atau tidak.”
“Saya juga kaget ya kenapa untuk urusan pajak kenapa harus sampai seperti ini, apalagi dilihat dari rumah kontrakannya tidak mungkin memasukkan mobil, untuk masuk motor saja susah,” tegasnya.
M Nur juga mengaku mendapat pesan dari Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Elling Hartono untuk mengingatkan Andi Firmansyah jika suatu saat dia kembali ke Palmerah.
“Pak Kepala Unit kemarin menitipkan pesan untuk disampaikan kepada Pak Andi bila suatu saat kembali lagi. Apalagi KTP-nya masih di sini,” tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/soesaty_20180120_201158.jpg)