Jokowi dan Jusuf Kalla Hadiri HUT ke 71 Megawati di TIM
Megawati menggelar pula Pagelaran teater kebangsaaan berjudul "Satyam Eva Jayate", ini digawangi Butet Kertaradjasa.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara perayaan HUT Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Selasa (23/1/2018) di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
Diketahui sebagai bentuk ucapan syukur genap berusia 71 tahun, Megawati menggelar pula Pagelaran teater kebangsaaan berjudul "Satyam Eva Jayate", ini digawangi Butet Kertaradjasa.
Pantauan Tribunnews.com, Megawati sudah hadir di TIM pukul 13.30 WIB. Dia tampil sederhana menggunakan kebaya putih dipadu rok batik panjang.
Hadir mendampingi Megawati, Puan menggunakan Dres batik biru. Ada pula Sekjen DPP Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan Menteri Kelautan Susi yang menggunakan Dres merah selutut dipadu syal lengkap dengan kaca mata.
Setelah itu, hadir rombongan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri yang kompak menggunakan baju bernuansa biru pukul 14.08 WIB. Selang beberapa menit, hadir pula Presiden Presiden Joko Widodo menggunakan setelan jas hitam dan kemaja putih pukul 14.15 WIB.
Baca: Gempa Bumi Sambut Kedatangan Megawati di TIM
Tamu undangan lainnya, hadir pula beberapa menteri, para pimpinan lembaga tinggi negara dan tamu undangan lainnya.
Mengenai teater yang berjudul "Satyam Eva Jayate", Hasto menjelaskan 'Satyam Eva Jayate' adalah semboyan dari bahasa Sanskerta yang berarti 'hanya kebenaran yang berjaya'.
"Tema teater ini sesuai dengan keyakinan yang selama ini dipegang Ibu Megawati dalam menjalani kehidupan, termasuk saat memimpin negara, dan PDI Perjuangan saat ini, bahwa hanya kebenaran yang akhirnya akan berjaya," ujar Hasto.
Hasto mennuturkan perjalanan politik yang pernah dialami Megawati telah membuktikan bahwa politik yang berkedaban dan tidak menghalalkan segala caralah yang akan menang. Keteguhan Megawati inilah yang ikut menempa PDI Perjuangan sebagai partai ideologis yang memperjuangkan ideologi Bung Karno.
"Tanpa keyakinan dan keteguhan politik Ibu Megawati, PDI Perjuangan tidak akan seperti sekarang ini," ungkap Hasto.
Selain teater, kata Hasto, peringatan HUT akan memamerkan sejumlah kiprah dan perjalanan Megawati dalam bidang kemanusiaan, kebudayaan dan lingkungan. Terlebih putri Bung Karno ini memang pencinta tanaman.
"Peringatan HUT Ibu Megawati kali ini bernuansa hijau dengan hiasan berbagai tanaman, yang artinya ketua umum kami dan PDI Perjuangan sangat konsen dengan lingkungan hidup. Bahwa kita sebagai bagian dari umat manusia harus ikut menjaga bumi sebagai rumah bersama agar tetap hijau," imbuhnya lagi.
Lebih jauh, urai Hasto, seluruh kader partai berharap dan berdoa agar Ibu Megawati terus diberi kesehatan prima dalam menjalani kehidupan, terlebih memimpin partai ke depannya.
“Kami semua menaruh hormat dan sungguh mencintai Ibu Megawati karena kesabaran beliau di dalam membangun partai dengan melakukan kaderisasi kepemimpinan secara sistemik. Seluruh anggota dan kader Partai berkomitmen untuk terus menghadirkan wajah Partai di tengah rakyat," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/joko-widodo-nih17_20180123_150342.jpg)