Pemilu 2019

Gabung Partai Berkarya, Pergerakan Pollycarpus Akan Terdeteksi Publik

“Kami justru senang dia muncul di permukaan, dia terdeteksi oleh publik,” jelasnya ketika ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).

Gabung Partai Berkarya, Pergerakan Pollycarpus Akan Terdeteksi Publik
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
pollycarpus Budihari Prijanto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Sekretaris Eksekutif Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) Choirul Anam memberikan pendapatnya soal terdaftarnya Pollycarpus Budihari Priyanto sebagai kader Parta Berkarya.

Diketahui partai besutan Tommy Soeharto tersebut kini sudah ditetapkan KPU sebagai peserta Pemilu 2019.

Pollycarpus merupakan mantan pilot maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang divonis penjara 14 tahun karena terbukti bersalah dalam kasus meninggalnya aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir tanggal 7 Sepember 2004 lalu.

Baca: Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Dicecar Polisi Terkait Rapat Penutupan Jalan di Tanah Abang

Pollycarpus sendiri bebas bersyarat pada tanggal 28 November 2014 setelah menjalani hukuman delapan tahun penjara.

Choirul Anam mengatakan pihaknya justru senang melihat Pollycarpus menjadi kader partai politik, apalagi parpol tersebut peserta Pemilu 2019.

“Kami justru senang dia muncul di permukaan, dia terdeteksi oleh publik,” jelasnya ketika ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).

Baca: Sejumlah Calon Kepala Daerah Jadi Tersangka di KPK, JPPR Minta KPU dan Bawaslu Lakukan Evaluasi

Choirul Anam menjelaskan Pollycarpus memiliki identitas dan keterampilan sebagai intelijen.

Halaman
12
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved