Senin, 27 April 2026

Pilkada Serentak

Wiranto Ungkap Pesan Jokowi Soal Tahun Politik

Menkopolhukam Wiranto mendapat satu pesan dari Presiden Joko Widodo terkait pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Menkopolhukam Wiranto saat konferensi pers dihadapan awak media, di kantor menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menkopolhukam Wiranto mendapat satu pesan dari Presiden Joko Widodo terkait pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

Wiranto mengatakan indikator terlaksananya demokrasi di suatu negara adalah pelaksanaan kewajiban-kewajiban politik.

Untuk itu, ujar Wiranto, Jokowi berpesan padanya, agar pelaksanaan Pilkada dan Pilpres mendatang terhindar dari hal-hal yang gaduh.

Baca: Ini Strategi Mensos Hadapi Perluasan Program Keluarga Harapan Pada 2019

"(Jokowi) mengatakan jangan sampai pemilu pilkada di 2018-2019 ini merupakan tahun pemilu. Seakan-akan tahun politik yang menakutkan ya, yang akan menimbulkan suatu yang mengganggu stabilitas nasional," kata Wiranto di kantor Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018). Senin (12/3/2017).

Meski demikian, Mantan Panglima TNI ini mengatakan gesekan akibat pesta demokrasi itu tak bisa dihindari.

Baca: KPK Tangkap Tangan Seorang Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Tangerang

Namun, suasana menggembirakan pesta demokrasi dapat dibangun mulai saat ini.

"Makanya nuansa yang (gembira) kita bangun (sekarang), gimana kita membuat pilkada dan pilpres taka da masalah karena dilaksanakan dengan perencanaan sistematis, detail, sehat dan dapat dilaksanakan di lapagangan," kata Wiranto.

Baca: Tak Bicara Visi dan Misi, Hasanuddin-Anton Charliyan Sampaikan 7 Program Unggulan

Sehingga dalam mewujudkan keinginan Jokowi itu, ia meminta seluruh jajaran di bawahnya berkordinasi.

"Tak ada yang perlu dikhawatirkan. Gak ada. Kalau semua pejabat dan stakeholder melakukan tugasnya dengan baik maka tak ada yang perlu dikbawatirkan. Karena pemilu milik semua rakyat Indonesia yang sedang menyelenggarakan pesta demokrasi," tutur Wiranto.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved