Jumat, 10 April 2026

Pilpres 2019

Gerindra Bahas Nama Salim Segaf dan Ustaz Abdul Somad dalam Rapat Dewan Pembina

Dewan Pembina Partai Gerindra menggelar rapat mendadak di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri saat menghadiri acara GNPF 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Pembina Partai Gerindra menggelar rapat mendadak di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, (29/7/2018).

Rapat tersebut membahas soal penjajakan komunikasi dengan sejumlah partai calon mitra koalisi. Selain itu rapat juga membahas keputusan Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang merekomendasikan Prabowo sebagai calon presiden dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan Ustas Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.

"Tadi disampaikan oleh Ketua dewan pembina pak Prabowo adalah perkembangan terakhir hasil pembicaraan dan lobi-lobi politik dengan partai koalisi yang sekarang ini kita terus intensifkan dengan PKS, PAN dan termasuk dengan Demokrat. Beliau juga menyampaikan hasil Ijtima yang menyebut nama Prabowo Subianto sebagai Capres," ujar Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani di lokasi pertemuan.

Ia mengatakan dua nama yang direkomendasikan Ijtima Ulama GNPF untuk menjadi Cawapres Prabowo yakni Salim Segaf Al Jufri dan Ustaz Abdul Somad dibahas dalam rapat dewan Pembina.

Menurutnya kedua orang yang direkomendasikan tersebut memiliki kapabilitas untuk menjadi pemimpin.

"Dua-duanya memiliki kapasitas dan kemampuan yang kita sudah paham. satu pimpinan partai dan ketua majelis Syuro PKS dan yang satu lagi mubaligh dan kiai yang poluler saat ini," katanya.

Selain itu, dalam rapat Dewan pembina tersebut menurut Muzani, Prabowo mencatat semua masukan dari anggota dewan pembina terkait konstelasi pemilihan presiden, termasuk nama nama yang masuk bursa Cawapres.

"Sehingga tadi kita sampaikan kepada beliau beberapa hal beberapa pertimbangan dan pemikiran-pemikiran dan beliau merekam, mencatat dan memperhatikan semua pandangan-pandangan tersebut. Tapi di luar itu juga kita membicarakan nama-nama (Cawapres) di luar yang direkomendasi oleh ijtima ulama," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved