Mantan Wasekjen PKS Dukung Fahri Hamzah Temui Anis Matta

Kasus sengketa hukum antara Fahri Hamzah dengan sejumlah pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai mengancam partai itu.

Mantan Wasekjen PKS Dukung Fahri Hamzah Temui Anis Matta
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Fahri Hamzah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus sengketa hukum antara Fahri Hamzah dengan sejumlah pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai mengancam partai itu.

Terkait kasus pemecatan, Mahkamah Agung (MA) telah menolak upaya kasasi pihak PKS.

Itu artinya keputusan hukum tingkat Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi telah diperkuat oleh putusan MA.

Dengan demikian, bukan saja keputusan PKS memecat Fahri Hamzah batal secara hukum, tapi pihak tergugat PKS juga berkewajiban membayar ganti rugi sebesar Rp 30 miliar kepada Fahri Hamzah.

Meski Zainudin Paru, koordinator tim pengacara PKS menyatakan akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas keputusan Kasasi MA, namun selama tidak ada novum baru, maka PK tersebut sulit dilakukan.

Selain perkara pemecatan, Fahri Hamzah juga mengajukan gugatan hukum kepada Muhamad Sohibul Iman, selaku Presiden DPP PKS atas dugaan pencemaran nama baik.

Baca: Kapal Bunga Hati 2 Ditemukan di Sekitar Pantai Indramayu, Nakhoda dan 12 ABK Masih Hilang

Meski sempat dicabut, Fahri kemudian melanjutkan gugatannya.

Menurut Fahri, keputusan melanjutkan gugatan karena pembicaraan empat mata antara Salim Segaf Al-Jufri dengan Anis Matta untuk membuka jalan islah, ternyata tidak ada kejelasan lebih lanjut.

Mahfuz, mantan wasekjen PKS era Anis Matta membenarkan hal itu.

Halaman
123
Penulis: chaerul umam
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved