HUT Kemerdekaan RI

Bamsoet Salah Sebut Nama Belakang Megawati Saat Pidato

"Yang kami hormati Presiden Indonesia kelima Ibu Hajah Megawati Soekarnoputra, Putri maksud saya," kata Bamsoet yang langsung meralatnya

Bamsoet Salah Sebut Nama Belakang Megawati Saat Pidato
Seno
Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan pidato pembukaan sidang bersama DPR dan DPD RI yang dihadiri Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (16/8/2018).

Bamsoet sempat salah menyebut nama Presiden RI ke V Megawati Soekarnoputri saat menyapa para tamu undangan yang hadir. Bamsoet salah menyebut nama belakang Ketua Umum PDIP tersebut.

Baca: Cak Imin: Kami dengan Pak Mahfud Baik-baik Saja

"Yang kami hormati Presiden Indonesia kelima Ibu Hajah Megawati Soekarnoputra, Putri maksud saya," kata Bamsoet yang langsung meralatnya.

Politis Golkar tersebut kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan penyebutan nama tersebut. Bamsoet kemudian mengulang penyebutan nama Megawati.

"Maaf ibunda. Biar lebih afdol saya ulang. Kepada yang terhormat Presiden Indonesia kelima Ibu Hajah Megawati Sukarnoputri," katanya.

Megawati yang mendengar hal tersebut hanya tersenyum sambil melirik ke sebelahnya yakni Hamzah Haz.

Tidak hanya itu, Bamsoet juga salah dalam menyebut jabatan Muhaimin Iskandar. Ia menyebut Muhaiman sebagai Ketua MPR, bukannya wakil Ketua MPR.

"Yang saya hormati Ketua MPR saudara Muhaimin Iskandar. Apa? Oh ini tulisannya ketua. Yang kami hormati Wakil Ketua MPR saudara Muhaimin Iskandar," katanya.

Baca: Suap PLTU Riau-1, KPK Panggil Dua Kepala Divisi PT PLN

Sejumlah tokoh turut hadir dalam sidang bersama yang digelar usai sidang tahunan MPR-DPR-DPD tersebut.

Selain Megawati, turut hadir Presiden RI ke 3 BJ Habibie, Wakil Presiden Indonesia ke VI Try Sutrisno, wakil Presiden Ke IX Hamzah Haz, Wakil Presiden RI ke XI Boediono, dan pejabat lembaga tinggi negara lainnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved