Breaking News:

Ini Dia 3 Strategi Merestorasi Gambut di Indonesia

Badan Restorasi Gambut Indonesia menerapkan strategi 3R untuk merestorasi gambut. 3R tersebut adalah Rewetting, Revegetation, dan Revitalization.

Lahan Gambut 

Badan Restorasi Gambut Indonesia menerapkan strategi 3R untuk merestorasi gambut. 3R tersebut adalah Rewetting, Revegetation, dan Revitalization.

Rewetting adalah pembasahan kembali dengan pembangunan sekat kanal, pembangunan sumur bor, dll.

Revegetation adalah penanaman kembali melalui persemaian, penanaman, hingga regerenasi alami. Revitalization adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian, perikanan hingga ekowisata. 

Kenapa di atas lahan gambut sering terjadi? Lahan gambut yang kering akan menjadi mudah terbakar karena gambut merupakan bahan bakar yang efektif.

Secara langsung penyebab kebakaran lahan gambut terjadi karena pembukaan lahan dengan api, pengeringan gambut dan penggunaan api untuk berkebun.

Karakteristik tanah gambut yang unik membuatnya memiliki 3 jenis kebakaran yaitu Kebakaran Permukaan Gambut yang membakar permukaan, Kebakaran Gambut yang membakar pada kedalaman 0-20 cm dan Kebakaran Tajuk yang membakar hingga ke tajuk tanaman (bagian teratas tanaman).

Kebakaran Gambut pada kedalaman adalah yang paling dihindari karena walaupun nampaknya di permukaan sudah tidak terbakar namun di dalam tanah masih terjadi kebakaran dan sewaktu-waktu dapat muncul ke permukaan kembali.

Pentingnya lahan gambut agar selalu basah adalah agar mencegah kebakaran gambut di kedalaman tidak mudah terjadi dan menyebar.

Simak infografis untuk informasi lebih lengkapnya dan ikuti media sosial Badan Restorasi Gambut Indonesia untuk info termutakhir bagaimana kita melindungi gambut kita. (*)

Berita Populer
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved