BSN Beri Penghargaan Kepada Komite Teknis Terbaik

Tahun 2017 lalu, penerima HTCA adalah Komite Teknis 65-05 Perumusan SNI Produk Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

BSN Beri Penghargaan Kepada Komite Teknis Terbaik
istimewa
Nominasi penerima penghargaan Herudi Technical Committee Award (HTCA) kepada Komite Teknis Perumusan SNI yang memiliki kinerja terbaik 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Standardisasi Nasional (BSN) memberikan penghargaan Herudi Technical Committee Award (HTCA) kepada Komite Teknis Perumusan SNI yang memiliki kinerja terbaik.

Penghargaan prestisius ini akan diberikan secara langsung oleh Kepala BSN, Bambang Prasetya, di Jakarta, Kamis (22/11/2018) di hadapan 700 peserta undangan acara Temu Komtek 2018.

Tahun 2017 lalu, penerima HTCA adalah Komite Teknis 65-05 Perumusan SNI Produk Perikanan, yang sekretariatnya dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kepala Pusat Perumusan Standar - BSN, Hendro Kusumo menerangkan, Herudi Technical Committee Award (HTCA) ini adalah bentuk penghargaan yang diberikan oleh Badan Standardisasi Nasional kepada Komite Teknis/Subkomite Teknis Perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI), yang dinilai memiliki kinerja terbaik dilihat dari tiga kriteria utama evaluasi kinerja Komtek.

”Mekanisme pemilihan lima nominee dan penerima penghargaan dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan, dari penyusunan kriteria evkin, sosialisasi, bimbingan teknis, penyampaian dokumen evkin oleh Sekretariat Komtek, hingga pengolahan data dan penilaian untuk mengevaluasi kinerja Komite Teknis/Subkomite Teknis. Memang pelaksanaan evkin ini dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan pengembangan SNI,” kata Hendro, Kamis.

Baca: Undang Mantan Terindah di Nikahannya dengan Paula Verhoeven, Pesan Baim Wong Gak Dibaca Marshanda

Nama HTCA sendiri diambil dari nama almarhum Ir Herudi Kartowisastro, seorang tokoh pioneer dan penggagas standardisasi di Indonesia yang telah banyak memberikan sumbangsih pemikiran dan ide-ide pengembangan standardisasi, salah satunya melalui pembinaan Komite Teknis/Subkomite Teknis Perumusan SNI.

”Almarhum adalah pendiri BSN yang juga sebagai Kepala BSN pertama pada tahun 1997” tambah Hendro.

Hasil evaluasi kinerja ini, lanjut Hendro, dipergunakan sebagai dasar dalam penganugerahan HTCA. Kriteria utama penilaian meliputi 3 aspek yaitu pengelolaan komite teknis (dengan bobot penilaian 45 %), pengelolaan Program Nasional Pengembangan Standar-PNPS yang meliputi penyelesaian tahapan perumusan SNI dan waktu perumusan SNI sejak PNPS ditetapkan (bobot penilaian 25 %), serta pemeliharaan SNI (bobot penilaian 30 %).

Hendro juga menyebutkan bahwa terdapat 26 Komtek yang lolos Passing grade kriteria evaluasi kinerja Komtek 2018, dimana terdapat lima besar yang memiliki nilai komulatif tertinggi dan berhak menjadi Nominee HTCA 2018.

Mereka adalah Komtek 59-01 Tekstil dan Produk Tekstil (Pustan, Kemenperin); Komtek 65-05 Produk Perikanan (Ditjen Perikanan Budidaya, KKP); Komtek 65-08 Produk Perikanan Non konsumsi (Ditjen Perikanan Budidaya, KKP); Komtek 73-01 Komoditas Pertambangan Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba, KESDM); dan Komtek 85-01 Teknologi Kertas (Pustan, Kemenperin).

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved