Minggu, 31 Agustus 2025

Rocky Gerung Sebut Reuni Akbar 212 Bentuk Protes Ketidakadilan, Boni Hargens: Siapa yang Ditindas?

Pengamat politik Rocky Gerung turut angkat bicara soal Reuni Akbar 212. Ia menyebutnya sebagai reuni akal sehat.

Editor: Rohmana Kurniandari
Tribunnews/Twitter @pppemudamuh
Boni Hargens dan Rocky Gerung 

TRIBUNSOLO.COM - Pengamat politik Rocky Gerung turut angkat bicara soal Reuni Akbar 212 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Minggu (2/12/2018).

Hal itu ia sampaikan saat hadir menjadi bintang tamu di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di tvOne, Selasa (4/12/2018) malam.

Tema yang diangkat ILC malam itu adalah "Pasca Reuni 212: Menakar Elektabilitas Capres 2019".

Awalnya, ia menyayangkan kepada beberapa media yang tidak memberitakan acara Reuni Akbar 212 sehingga terkesan memalsukan sejarah.

Padahal, menurutnya momen tersebut saat ini sudah menjadi monumen.

"Kita diingatkan bahwa Reuni 212 itu sesuatu yang memang sebut saja momennya memang 2016, tapi kemudian dia menjadi monumen dipindah dari momen menjadi monumen," ujarnya.

Selanjutnya, ia menyebut bahwa aksi 212 sebagai reuni akal sehat.

"212 itu lepas dari segala macam interpretasi itu adalah satu reuni akal sehat, kalau bukan karena akal sehat ada aja orang iseng kasih komando itu selesai, Istana di depan, berantakan itu Jakarta," jelasnya.

Rocky Gerung juga mengungkapkan bahwa Reuni Akbar 212 bukan lagi soal kuantitas, melainkan kualitas.

"Jadi ada kepemimpinan intelektual, ketertiban orang percaya bahwa ide bisa menghasilkan perubahan, ide itu diperlihatkan oleh jumlah, ide yang menjadi jumlah dia berubah dari kuantitas menjadi kualitas," imbuhnya.

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan