Mahfud MD: Malah Teman Saya Jadi Menginap di Surabaya
Anggota Badan Pengarah Badan pembinaan Ideoligi Pancasila itu diundang di dua acara tersebut untuk menemani Sultan
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Kebiasaan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U. (61) selalu tepat waktu hadir di mana pun. Kali ini terhambat dan temannya malahan jadi menginap satu malam di Surabaya gara-gara penerbangan pesawat Wing Air yang ditumpanginya menunda keberangkatan.
"Aduh Gusti.... kok teman saya malah menginap satu malam," ungkap Mahfud MD di Surabaya hari Rabu malam lalu (12/12/2018) padahal Kamis harus bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara.
Mahfud MD mendarat di Jakarta sepulang dari Jepang hari Selasa (11/12/2018) jam 23.50. Hari Rabu pagi sekali tanggal 12 Desember jam 4.30 sudah harus balik ke bandara Soeta Cengkareng untuk terbang bersama Sri Sultan HB X ke Surabaya.
"Kami ada acara orasi budaya oleh Sultan di Universitas Trunojoyo Bangkalan Madura. Sultan juga berkunjung ke pondok pesantren Alhikam yang diasuh oleh Kyai Nuruddin Rahman di Bangkalan untuk memberi ceramah tentang pendidikan bagi para pengasuh pesantren dan santri-santrinya," ungkap Mahfud MD lagi.
Anggota Badan Pengarah Badan pembinaan Ideoligi Pancasila itu diundang di dua acara tersebut untuk menemani Sultan karena dianggap sebagai salah seorang tokoh asal Madura.
"Nah, ketika akan pulang kami sudah dijadwalkan terbang dengan Wings jam 19.30. Jam segitu memang tidak ada pesawat Garuda dari Surabaya ke Yogya. Eh, tak tahunya penerbangan Wings didelay. Maka sambil menunggu terbang kami minta tolong kepada pegawai untuk membelikan nasi kotak di dekat bandara Juanda Surabaya sebab waktu itu sudah waktunya makan malam," ungkapnya lebih lanjut.
Anggota rombongan sebanyak 3 orang (Asmai, Imam, Edy Purjanto) dipaksa menginap di Surabaya oleh Wings.
Mereka dijadwaljan secara fixed untuk terbang jam 20.50 dengan Wings berikutnya dari Surabaya ke Yogya.
"Eh, tiba-tiba diumumkan Wings yang jam 20.50 tidak bisa terbang dan penumpang baru bisa diterbangkan ke Yogya besok paginya. Ampuuun, Gusti," tekan Mhfud MD lagi.
Meskipun temannya akhirnya harus menginap satu malam di Surabaya, beruntunglah Mahfud MD malam itu bersama Sri Sultan Hamengkubuwono akhirnya tetap bisa diberangkatkan Wings dari Surabaya ke Yogya meskipun tertunda satu jam penerbangan, ungkapnya lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mahfud-md-nih7.jpg)