Breaking News:

3 Bencana Alam Ini yang Terbesar Sepanjang Tahun 2018

epanjang tahun 2018 ada tiga bencana alam besar yang terjadi di Indonesia.

BizzInsight
Penulis: BizzInsight
Tribunnews/Jeprima
Warga saat melihat kesebuah rumah yang hancur akibat tsunami selat sunda di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018). Di perkampungan nelayan itu tampak rumah-rumah penduduk hancur dan perahu-perahu nelayan pun berserakan di segala penjuru. 

TRIBUNNEWS.COM – Sepanjang tahun 2018 ada tiga bencana alam besar yang terjadi di Indonesia. Mulai dari gempa 7 skala richter yang mengguncang pulau Lombok dan sekitarnya pada Minggu, 5 Agustus 2018.

Bencana ini membuat 564 orang tewas, dan korban yang selamat serta para wisatawan yang ada terpaksa harus mengungsi dari daerah tersebut.

Hanya berjarak satu bulan, dari bencana gempa bumi Lombok, bencana yang lebih dahsyat melanda Kota Palu, Donggala, dan sekitarnya.

Pada Jumat (28/8/2018), gempa berkekuatan 7,4 skala richter pada pukul 17.02 WIB melanda kota-kota tersebut, disusul tsunami dan fenomena likuifaksi yang terjadi di Balaroa. Total jumlah tewas pada bencana ini mencapai lebih dari 2.000 orang.

Menjelang akhir tahun pun, bencana seperti tak berhenti melanda Indonesia. Pada Sabtu malam (22/12/2018), bencana tsunami melanda wilayah Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan.

Bencana yang diakibatkan aktivitas anak gunung, telah menelan korban tewas mencapai 430 orang. 1.495 orang mengalami luka-luka dan 159 orang menghilang, serta 21.991 orang lainnya terpaksa harus mengungsi dari rumah mereka.

Melihat bencana-bencana tersebut, tentu kita tak boleh hanya berdiam diri saja. Kita bisa membantu mereka dengan menyumbangkan sedikit uang atau barang-barang yang berguna bagi para korban, seperti halnya yang dilakukan PT Sido Muncul.

Perusahaan Jamu dan Farmasi tersebut memberikan bantuan berupa 100 karton, Tolak Linu 80 karton, Tolak Angin Anak 10 karton, dan selimut sebanyak 900 buah dengan total bantuan senilai senilai Rp185 Juta kepada para korban tsunami Banten dan Lampung.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk memberikan bantuan senilai Rp185 Juta berupa Tolak Angin Cair sebanyak 100 karton, Tolak Linu 80 karton, Tolak Angin Anak 10 karton, dan Selimut sebanyak 900 buah. Bantuan diserahkan melalui BPOM Serang dan BPOM Lampung pada Minggu, (30/12/2018).
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk memberikan bantuan senilai Rp185 Juta berupa Tolak Angin Cair sebanyak 100 karton, Tolak Linu 80 karton, Tolak Angin Anak 10 karton, dan Selimut sebanyak 900 buah. Bantuan diserahkan melalui BPOM Serang dan BPOM Lampung pada Minggu, (30/12/2018). (Sido Muncul)

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk memberikan bantuan senilai Rp185 Juta berupa Tolak Angin Cair sebanyak 100 karton, Tolak Linu 80 karton, Tolak Angin Anak 10 karton, dan Selimut sebanyak 900 buah. Bantuan diserahkan melalui BPOM Serang dan BPOM Lampung pada Minggu, (30/12/2018).

Secara terpisah, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat yang prihatin akan bencana tsunami yang melanda Banten dan Lampung.

“Saya ikut prihatin dan sedih atas bencana yang menimpa masyarakat di Banten dan Lampung. Terutama yang kehilangan sanak saudaranya. Saya berharap bantuan yang kami berikan bisa meringankan. Saya juga doakan supaya tidak ada bencana lagi,” ujar Irwan ketika diwawancara Tribunnews.com lewat telepon, Minggu (30/12/2018).

Bantuan yang diberikan sendiri, menurut Irwan, merupakan permintaan dari pihak BPOM.

“Kemarin saya berdiskusi dengan pihak BPOM, menurut mereka bantuan berupa tolak angin, tolak linu, dan selimut sangat dibutuhkan para pengungsi. Semoga yang kami berikan bisa meringankan beban mereka,” ujarnya.

Bantuan ini diserahkan melalui BPOM Serang dan BPOM Lampung pada Minggu, (30/12/2018). Di Serang,  bantuan diserahkan oleh Sri Wahyuni PR Manager Sido Muncul dan diterima Kepala Bidang Pengujian Balai Besar POM RI, Hening Setyawati.

Sementara bantuan lainnya akan diserahkan oleh Perwakilan Sido Muncul di Bandar Lampung.

“Saya berterima kasih kepada BPOM yang telah membantu kami menyalurkan bantuan. Saya terus berdoa, dan berharap mereka yang menjadi korban bisa dilapangkan jalannya oleh Tuhan,” tutup Irwan.

Penulis: Firda Fitri Yanda

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved