Pemilu 2019

Pengamat: Peserta Pemilu Jangan Telan Mentah-mentah Informasi yang Beredar

Belakangan penyebaran informasi terkait temuan tujuh kontainer memuat surat suara yang disampaikan Wakil Sekjen Demokrat, Andi Arief

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hendra Gunawan
pexels
Ilustrasi berita hoaks 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai upaya mengantisipasi terjadi penyebaran informasi tidak benar atau hoaks, peserta Pemilu 2019 diminta untuk terlebih dahulu mengecek kebenaran informasi.

Upaya itu penting dilakukan agar tidak tersebar luas informasi tidak benar atau hoaks yang berpotensi membuat kegaduhan di masyarakat.

"Berita yang masih dangkal ditelan mentah-mentah, kemudian disiarkan di media sosial. Itu, menurut saya kurang cerdas dan tidak beretika," kata Pengamat hukum C. Suhadi, Kamis (3/1/2019).

Pernyataan itu disampaikan menanggapi terkait penyebaran informasi kepada publik mengenai selang cuci darah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang disampaikan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Baca: Punya Followers di Bawah Umur, Marsha Aruan Ingin Kasih Contoh yang Baik di Akun Instagram-nya

Serta, belakangan penyebaran informasi terkait temuan tujuh kontainer memuat surat suara yang disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief.

Menurut dia, sebelum menyebarluaskan informasi seharusnya mengecek kebenaran informasi tersebut.

Dia menegaskan, penyebaran informasi tidak benar dapat berdampak hukum bagi pihak yang menyebarluaskan.

"Digugat. Selain, dapat dilaporkan secara pidana, karena unsurnya dari pernyataan itu membawa kerugian baik secara Materiil dan Imateriil," tambahnya.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku mendapat laporan mengejutkan mengenai kondisi alat kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Prabowo mengatakan, satu selang alat cuci darah pernah dipakai oleh 40 orang.

Cerita ini disampaikan Prabowo dalam ceramah akhir tahun yang digelar di kediamannya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018). Video tersebut sampai saat ini masih diunggah Prabowo dalam laman Facebook-nya hingga Rabu (2/1/2019).

Sedangkan, Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, menyampaikan melalui akun media sosial Twitter, informasi mengenai temuan tujuh kontainer yang memuat surat suara yang sudah dicoblos pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved