Breaking News:

Jokowi: Anggaran Edukasi dan Mitigasi Bencana Alam Telah ditingkatkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan anggaran untuk edukasi dan mitigasi bencana alam pada APBN 2019 telah dialokasikan lebih besar.

Tribunnews/JEPRIMA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau langsung tempat pengungsian korban Tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Bencana Tsunami terjadi di Pesisir Selat Sunda diantaranya di Kabupaten Pandeglang, Lampung Selatan dan Serang. (Tribunnews/Jeprima) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan anggaran untuk edukasi dan mitigasi bencana alam pada APBN 2019 telah dialokasikan lebih besar.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menggelar rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1/2018).

"Pemerintah beraama DPR telah mengalokasi lebih banyak lagi anggaran untuk melakukan edukasi, melakukan mitigasi bencana alam. Kita terus memperkuat daya tahan kita, kesiapan kita dalam menghadapi bencana," ujar Jokowi.

Baca: Respons Kubu Jokowi Sikapi Pernyataan Sandiaga Soal Turunnya Kepercayaan Masyarakat Terhadap KPU

Menurut Jokowi, peningkatan anggaran untuk mitigasi bencana sangat diperlukan mengingat Indonesia berada pada wilayah cincin api atau ring of fire dan memiliki geografis rawan bencana.

"Kita harus siap, harus respon, sigap, sanggup menghadapi bencana alam," ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menegaskan persoalan edukasi kebencanaan agar segera dikerjakan secara baik dan konsisten kepada siswa maupun masyarakat.

Baca: Lewati Gol Lionel Messi, Striker Timnas India Tak Mau Disamakan dengan Cristiano Ronaldo

"Dilajukan sejak dini, masuk dalam muatan yang diajarkan dalam sistem pendidikan kita, sehingga betul-betul kita siap menghadapi bencana yang ada," kata Jokowi.

Pada 2019 ini pagu untuk bencana dipastikan meningkat.

Baca: Pernah Jalin Asmara, Ruben Onsu Beri Tanggapan Soal Tarif Vanessa Angel

Dalam hal ini, anggaran diperuntukkan bagi dua kebutuhan, yakni antisipasi dan rehabilitasi, terutama rehabilitasi konstruksi.

Total yang disiapkan senilai Rp 15 triliun.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved