Breaking News:

Lucas Sebut Upaya Hukum Terhadap Dirinya bak ''Cerita Fiksi''

Terdakwa Lucas menyebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK telah membangun "cerita fiksi" untuk menuntut dirinya pidana penjara selama 12 tahun

Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Terdakwa Lucas menyebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK telah membangun "cerita fiksi" untuk menuntut dirinya pidana penjara selama 12 tahun atas dugaan merintangi penyidikan KPK. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa Lucas menyebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK telah membangun "cerita fiksi" untuk menuntut dirinya pidana penjara selama 12 tahun atas dugaan merintangi penyidikan KPK.

Menurut dia, Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya, lebih layak untuk diproses hukum atas upaya membantu Direktur Paramount Enterprise, Eddy Sindoro melarikan diri ke luar negeri.

"Jadi semua cerita yang dibangun adalah cerita fiksi. Di mana Dina Soraya seharusnya tersangka, menjadi tidak tersangka dengan cara mengubah BAP. BAP-nya diubah," kata Lucas, ditemui setelah persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Rabu (6/3/2019).

Meskipun menyebut Dina mempunyai peran penting dalam upaya Eddy Sindoro melarikan diri, namun, dia tidak mengenal orang tersebut.

Baca: Ramon Calderon Sebut Mourinho Pilihan Pertama Pengganti Santiago SOlari Jadi Pelatih Real Madrid

"Saya tak ada sama sekali urusan dengan Dina Soraya. Dia mempunyai bos sendiri. Semua orang itu satu kelompok. Apa urusan dengan Lucas," ungkapnya.

Pada saat dihadirkan sebagai saksi, Dina mengaku menerima perintah dari Jimmy alias Lee untuk mengatur pelarian Eddy Sindoro yang saat itu hendak pulang ke Indonesia. Dia menegaskan, Dina menyiapkan segala sesuatu untuk kepergian Eddy ke Bangkok.

Upaya itu, kata dia, mulai dari tiket pesawat, penjemputan Eddy di Bandara Soekarno-Hatta, hingga alur Eddy dan Jimmy agar tak lewat pemeriksaan imigrasi saat landing di Jakarta hingga akhirnya kembali terbang ke Bangkok.

"Tapi jaksa seakan menutup mata atas semua ini, hanya mau menghukum," tegasnya.

Atas tuntutan ini, Lucas bakal menyiapkan nota pembelaan atau pledio untuk sidang selanjutnya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved