Pemilu 2019

Sorot Mata AHY ketika Saksikan Proses Quick Count

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono yang datang untuk memantau penghitungan suara, matanya lekat menatap layar besar.

Sorot Mata AHY ketika Saksikan Proses Quick Count
Tribunnews.com/Abdul Majid
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama dengan sang Istri, Annisa Larasai Pohan setelah menggunaka hak suaranya di TPS 13 Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rabu (17/4) pukul 15.00 WIB di lantai 3 Kantor DPP Demokrat, kesibukan terlihat. 24 unit layar komputer menyala dengan masing-masing satu kader Demokrat yang menjadi operator.

Layar berukuran besar tepampamg di depan mereka. Televisi berita yang menyertakan hasil quick count ditayangkan selama perhitungan.

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono yang datang untuk memantau penghitungan suara, matanya lekat menatap layar besar.

Sesekali tangannya bersandar di dagu melihat pemberitaan yang terus menerus tersiar. Dia meminta kepada anggota Kogasma untuk mengambil satu papan putih besar untuk terus mendata perhitungan dari berbagai lembaga survei pergantian angka di setiap 10 menit. "Tolong dicatat per 10 menit. 11 lembaga survei," ucap dia.

Baca: Hasil Liga Champions - Trio Firmansah Tak Terbendung, Liverpool Kalahkan Porto

Ditemani petinggi Partai Demokrat seperti Hinca Pandjaitan, Rachland Nasidik dan Edhy Baskoro Yudhoyono atau Ibas, sesekali dirinya tampak berbincang. "Berapa data Demokrat yang sudah masuk?" kata dia kepada operator komputer. "Baru beberapa saja,mas," jawab operator.

Di aula seluas 15x20 meter tersebut, tidak hanya untuk memantau Hitung Cepat dari lembaga survei. Tetapi juga data perhitungan dari DPC partai Demokrat ke rekapitulasi data nasional khusus partai berlambang Mercy itu.

Dengan aplikasi yang sudah dibuat, hasil rekap internal dapat menjadi bahan acuan persebaran suara partai dan data pembanding apabila nantinya terdapat sengketa suara caleg yang bermasalah.

Sekitar 15 menit dari perbincangan dia meminta beberapa anggota tim Kogasma untuk masuk ke dalam ruangan kecil yang di sudut aula lantai 3. Selang lima menit kemudian, tim meminta agar ruangan steril dari media karena akan melakukan pembahasan internal.

Enam jam berlalu dari tersiarnya data Hitung Cepat dari lembaga survei, AHY dan petinggi partai Demokrat menyatakan, partainya akan menghormati putusan KPU dan menghargai proses perhitungan yang sedang berjalan.

"Demokrat menghargai proses yang sedang berjalan. Kami menghormati perhitungan secara kredibel oleh KPU," tukasnya saat konfrensi pers di DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (17/4)

Halaman
12
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved