Pemilu 2019

Ketua Umum PSI Grace Natalie Tak Tertarik Gabung dengan PKB

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie tidak tertarik untuk bergabung dengan partai politik yang telah lolos ke parlemen.

Ketua Umum PSI Grace Natalie Tak Tertarik Gabung dengan PKB
Istimewa
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dalam pidato politik berjudul “Beda Kami-PSI-dengan Partai Lain” di Festival 11 di Medan, Sumatra Utara, pada Senin (11/3/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie tidak tertarik untuk bergabung dengan partai politik yang telah lolos ke parlemen.

Hal tersebut disampaikan Grace Natalie menjawab ajakan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, agar partai-partai yang tidak mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk bergabung.

"Enggak lah, sama sekali tidak. Kita punya platform baik kok," ucap Grace di Jakarta, Kamis (19/4/2019).

Menurut Grace, PSI memiliki infrastruktur digital yang lebih baik dibandingkan partai politik lainnya.

Sehingga, kader PSI yang lolos di tingkat DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota akan menerapkan kerja yang transparan.

"Kami di sana nanti, yang PSI gagas adalah transparansi kinerja dewan dan itu bisa kita lakukan. Melalui aplikasi solidaritas, rapat-rapat akan live, termasuk membahas peraturan daerah dan anggaran," kata Grace Natalie.

Baca: Ketua Umum PKB: Tsamara Amany PSI Kalau Mau ta Kasih Wakil Ketua Umum

Dengan kerja yang transparan dan dapat dipantau serta dinilai sendiri oleh masyarakat melalui aplikasi tersebut, Grace Natalie menyakini perolehan suara untuk PSI pada Pemilu akan datang dapat lebih banyak lagi dari saat ini 2 persen atau 3 juta suara.

"Jadi ini akan menyenangkan dan kita sudah tidak sabar, apa yang kita idam-idamkan eksperimen politik. Kalau ini bisa kita bawa ke level DPRD dan masyarakat bisa melihat cara kerja aplikasi ini, maka kami optimis banget 2024 orang akan lebih banyak mendukung PSI," paparnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan, partai politik yang tidak lolos ke parlemen bisa bergabung ke partai yang lolos.

Sebab, menurut Cak Imin, tidak perlu banyak partai di Indonesia.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved