Pilpres 2019

Difitnah soal Quick Count, Burhanuddin Lapor Polisi: Dulu Si Pembuatnya Sampai Terkencing-kencing

Pengamat politik, Burhanuddin Muhtadi melaporkan kasus hoax yang menimpa dirinya, Senin (22/4/2019).

Difitnah soal Quick Count, Burhanuddin Lapor Polisi: Dulu Si Pembuatnya Sampai Terkencing-kencing
Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Direktur Eksekutif INDIKATOR Burhanuddin Muhtadi sedang menjelaskan hasil survey di Kantor Indikator Politik Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (03/04/2019). Hasil survey Indikator Politik Indonesia hingga akhir maret 2019, simulasi pemilihan presiden tetap unggul pasangan Jokowi ??? Maruf Amin 55,4 % dari pasangan Prabowo ??? Sandiaga Uno 37,4 %. Sementara kelompok yang belum menentukan pilihan (undecided) sekitar 7,2 %. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH 

TRIBUNSOLO.COM - Pengamat politik, Burhanuddin Muhtadi melaporkan kasus hoax yang menimpa dirinya, Senin (22/4/2019).

Pada senin pagi, Burhanuddin melalui Twitternya mengunggah sebuah kicauan tentang hoax yang ditujukan kepadanya.

Dalam kicauaanya, Burhanuddin menyebut akan segera melapor ke polisi.

Tanggapi Said Didu, Burhanuddin Muhtadi: Kalau Tidak Lapor Polisi Justru Menimbulkan Syak Wasangka

"Ada yg tahu siapa yg pertama kali menyebarkan hoaks yg viral ini?

Saya akan laporkan ke polisi segera.

Diskusi ini sdh agak lama. Saya menjelaskan post truth yg menyebabkan elektabilitas Jokowi sulit mencapai 60%.

Justru saya dituduh pakai post truth dg memanipulasi quick count," kicau Burhanuddin Muhtadi.

Selain difitnah memalsukan hasil quick count, Burhanuddin juga difitnah telah menerima uang sebesar 450 miliar.

Burhanuddin sebelumnya mengaku bersabar menghadapi hoax yang menerpa dirinya.

Namun karena semakin keterlaluan, Burhanuddin memutuskan untuk melaporkan hoax tersebut ke pihak kepolisian.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA >>>>

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved