Romahurmuziy Ditangkap KPK

KPK Bawa 2 Koper Berisi Dokumen Bukti Status Tersangka Rommy

Pantauan Tribunnews.com, Hakim tunggal Agus Widodo mempersilahkan tim biro hukum KPK untuk menyerahkan bukti.

KPK Bawa 2 Koper Berisi Dokumen Bukti Status Tersangka Rommy
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Tim biro hukum KPK saat membuka koper berisikan dokumen bukti penetapan tersangka mantan Ketua PPP Romahurmuziy di sidang Praperadilan, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa dua buah koper berukuran sedang yang berisikan dokumen bukti penetapan tersangka mantan Ketua PPP Romahurmuziy atau Rommy.

Hal itu dilakukan dalam sidang Praperadilan Rommy, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019) sekira pukul 10.43 WIB. 

Pantauan Tribunnews.com, Hakim tunggal Agus Widodo mempersilahkan tim biro hukum KPK untuk menyerahkan bukti. 

Kemudian, salah satu anggota tim biro hukum KPK tampak membuka koper yang berwarna hitam dan abu-abu itu. 

Begitu dibuka, terlihat sejumlah dokumen tertumpuk di dalamnya. Dokumen itu satu per satu diberikan ke Agus untuk diteliti. Amatan Tribunnews.com, pengecekan dokumen itu memakan waktu hingga hampir 60 menit lamanya. 

Agus pun setelahnya menskors sidang hingga pukul 13.00 WIB lantaran menunggu kehadiran saksi ahli dari pihak KPK. 

Ditemui setelahnya, Kepala Biro Hukum KPK Setiadi mengatakan pihaknya telah menyiapkan saksi dan ahli  untuk dihadirkan dalam persidangan.

Baca: Komunitas Ini Minta Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Kematian Anggota KPPS

"Biro hukum sesuai dengan jadwal pada hari ini memang giliran dari kami Biro hukum terkait termohon untuk mengajukan saksi dan ahli. Ahli sudah kami siapkan nanti setelah jam istirahat akan kami tampilkan atau kami hadirkan," ujar Setiadi, di lokasi, Kamis (9/5/2019). 

Ia menuturkan pihaknya juga akan menyiapkan bukti tambahan selain dari banyaknya bukti dokumen dan surat yang sudah diserahkan pihaknya kepada Hakim tadi. 

Namun demikian, Setiadi mengaku tidak bisa merinci apa saja dokumen-dokumen yang disiapkan pihaknya sebgaia bukti. 

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved