Mangkir dari Panggilan Penyidk Polda, Amien Rais Datang Bersama Prabowo Malam Hari: Saya Sibuk

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, memberikan tanggapannya saat ditanya soal dirinya mangkir dari panggilan penyidik

Mangkir dari Panggilan Penyidk Polda, Amien Rais Datang Bersama Prabowo Malam Hari: Saya Sibuk
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO
Sekitar pukul 07.30, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terlihat mulai datang ke TPS 123, di Kecamatan Depok, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (17/4/2019). Ia tiba dengan berjalan kaki dari rumahnya.(KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, memberikan tanggapannya saat ditanya soal dirinya mangkir dari panggilan penyidik Polda Metro Jaya.

Hal tersebut disampaikan Amien saat ia mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Amien datang ke Polda Metro Jaya bersama calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Keduanya bersama rombongan berniat menjenguk dua tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma.

Momen ini terekam pada tayangan program acara berita di stasiun televisi CNN Indonesia yang diunggah ke akun YouTube.

Tampak Amien yang mengenakan pakaian berwarna putih. Dengan kopiah di kepalanya.

Ia tampak berjalan membawa tongkat dan dikawal oleh sejumlah orang.

Saat hendak meninggalkan Polda Metro Jaya, Amien yang bergegas memasuki mobil itu pun memberikan alasannya tak memenuhi panggilan polisi.

Amien mengaku sedang sibuk hingga tak bisa datang.

"Saya sibuk, saya sibuk ya," katanya saat akan masuk ke mobil pribadinya.

Mantan Ketum PAN ini pun juga menegaskan akan mendatangi Polda Metro Jaya pada panggilan kedua.

"Besok (panggilan kedua) saya datang," pungkas Amien.

Setelahnya, Amien pun meninggalkan lokasi tanpa banyak penjelasan.

Simak videonya di bawah ini:

Sebelumnya diberitakan, anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi ini mangkir dari panggilan polisi.

Amien seharusnya dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus makar yang melibatkan nama Eggi Sudjana pada Senin (20/5/2019) pukul 10.00 WIB.

Menurut anggota Dewan Kehormatan PAN, Drajad Wibowo, Amien tak bisa hadir karena bersamaan dengan acara lain.

Meski ia tidak memberikan alasan spesifik soal acara yang dihadiri Amien.

"Beliau tidak bisa hadir karena ada acara lain," katanya seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Sebelumnya, penyidik telah meminta keterangan mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen sebagai saksi pada Kamis (16/5/2019).

Kala itu, Kivlan dicecar pertanyaan terkait video yang menampilkan Eggi Sudjana saat menyuarakan 'people power'.

Eggi resmi ditahan selama 20 hari ke depan sejak 14 Mei.

Keputusan penahanan itu dikeluarkan setelah Eggi menjalani pemeriksaan lebih dari 30 jam sejak 13 Mei pukul 16.30.

Adapun Eggi ditetapkan sebagai tersangka makar terkait seruan 'people power'.

Polisi memiliki bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan status Eggi dari saksi menjadi tersangka.

Hal itu didapatkan setelah pemeriksaan saksi-saksi hingga barang bukti.

Eggi dijerat Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Amien Rais Mangkir dari Panggilan Polisi: Saya Sibuk, Saya Sibuk Ya

Editor: Sugiyarto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved