Kasus BLBI

Selain BDNI, KPK Telusuri Keterlibatan Bank Lain di Kasus BLBI

Kendati demikian, Agus enggan menjanjikan penanganan bank lain tersebut bisa selesai ditangani oleh pimpinan KPK Jilid IV

Selain BDNI, KPK Telusuri Keterlibatan Bank Lain di Kasus BLBI
ISTIMEWA
Sjamsul Nursalim 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki dugaan korupsi dari bank lain yang menerima Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Penyelidikan itu berdasarkan pada pengembangan perkara penerbitan SKL pada pemilik Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim yang sudah menjerat mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung.

"Mudah-mudahan ada kasus baru yang muncul dari situ (BLBI). Mudah-mudahan ada bank lain. Kalau kemarin bank BDNI. Mudah-mudahan ada bank lain," kata Ketua KPK Agus Rahardjo kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Kendati demikian, Agus enggan menjanjikan penanganan bank lain tersebut bisa selesai ditangani oleh pimpinan KPK Jilid IV. Kemungkinan besar akan menjadi warisan untuk pimpinan KPK 2019-2023.

"Tapi mungkin tidak sempat di zaman (pimpinan) kami," sebut Agus.

Hanya saja, dia masih meyakini akan ada pihak lain yang akan menyusul Syafruddin Arsyad Temenggung.

Meskipun, nama Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim kerap disebut-sebut sebagai bidikan KPK selanjutnya.

Baca: Pimpinan KPK Baru Miliki Banyak Pekerjaan Rumah

"Sebelum kami meninggalkan sini (KPK), rasanya ada satu lagi yang masuk proses hukum berikutnya," ujar Agus.

Kasus BLBI merupakan satu dari sejumlah kasus yang menjadi pekerjaan rumah KPK untuk diselesaikan.

Masih adanya beberapa tunggakan kasus, lanjut Agus, akan diupayakan untuk dituntaskan pada periode pimpinan KPK kali ini.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved