Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Dilumpuhkan Polisi

Pada 22 Mei 2019, tersangka beraksi di Desa Meunasah Nga Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Lalu pada 23 Mei 2019 beraksi di Kandang, Lhokseumawe

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Dilumpuhkan Polisi
IST
Ilustrasi begal 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH UTARA - Dua pelaku diduga sindikat begal antar kota dan kabupaten yang kerap beraksi sepanjang jalur mudik Idul Fitri 2019, yakni lintas nasional Medan-Banda Aceh, Sabtu (25/5/2019) sekitar pukul 23.45 WIB ditembak polisi.

Keduanya berinisial M (23) dan R (16) berhasil ditangkap di Desa Keude Bayu Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara. R, masih berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah atas dalam Kabupaten Aceh Utara.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sutarjito lewat keterangan tertulisnya Minggu (26/5/2019) menyebutkan, polisi terpaksa menembak kaki kanan M, karena berupaya kabur dan melawan petugas saat ditangkap.

“Mereka ini kerap beraksi di Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireuen terkadang Kabupaten Aceh Timur. Aksinya di lintas mudik,” katanya.

Dijelaskan Agus, pada Minggu 21 April 2019 lalu di depan Terminal Baru L300 Keude Aceh Lhokseumawe, keduanya menarik tas korban Sajdiah Velayati merupakan personil Polwan Polres Lhokseumawe.

Berikutnya pada Sabtu 18 Mei 2019 di Desa Meuria Paloh Lhokseumawe tersangka juga merampas tas, handphone, dan cincin milik mahasiswa Unimal, Debilia saat pulang buka puasa bersama dengan kawannya.

Baca: Lima Strategi Mengelola Uang THR Agar Tidak Keburu Ludes Sebelum Waktunya

Pada 22 Mei 2019, tersangka beraksi di Desa Meunasah Nga Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Lalu pada 23 Mei 2019 beraksi di Kandang, Kota Lhokseumawe.

Berikutnya 24 Mei 2019 beraksi di tiga lokasi yakni di Keude Geudong, Aceh Utara, serta Meuria Paloh, dan Blang Panyang, Kota Lhokseumawe. 

Baca: Tips Praktis Memilih Produk Asuransi Jiwa dari Financial Planner

Kemudian pada tgl 25 Mei 2019 aksinya diawali di wilayah hukum Polres Bireuen yakni di kawasan Pulo Ara dan Geurugok yang mengakibatkan tiga korban terdiri suami, istri, dan anak berumur 7 thn mengalami luka berat karena terjatuh dari sepeda motor saat sedang tarik-menarik tas antara korban dan tersangka.

“Sekarang sudah ditahan di Mapolres Lhokseumawe untuk penyidikan lebih lanjut. Dua begal ini paling diburu selama ini," pungkasnya.

Penulis : Kontributor Lhokseumawe, Masriadi
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Tembak Begal Beraksi di Jalur Mudik Aceh-Medan

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved