Pemilu 2019

PAN Terbelah Pasca Pengumuman Pilpres

Ia pun mengomentari pasca Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) memberi ucapan selamat kepada Kiai Maruf Amin.

PAN Terbelah Pasca Pengumuman Pilpres
ISTIMEWA
Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta Eko Patrio (tengah) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI  Hendro Purnomo (Eko Patrio) angkat bicara terkait kondisi terkini di internal partainya.  Ia pun mengomentari pasca Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) memberi ucapan selamat kepada Kiai Maruf Amin.

Beberapa waktu lalu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada Kiai Maruf Amin. Tanggapan Anda sebagai politisi PAN sekaligus Ketua DPW PAN DKI Jakarta seperti apa?

Kalau hanya memberikan ucapan selamat apa lagi di bulan Ramadan sah-sah saja. Apalagi pak Zul dengan Pak Maruf itu udah berteman lama sekali.

Baca: Polri Gandeng Komnas HAM untuk Usut Kerusuhan 21-22 Mei

Jadi jangan semua pernyataan atau apa yang diucapkan Ketua Umum PAN selalu diseret ke politik terus. Jangan semuanya dipolitisir kasihan masyarakat dan kasihan kader-kader PAN di bawah.

Pertemuan Zulhas ke Jokowi terbilang masif dari mulai pasca 17 April hingga pertemuan di buka bersama hingga ke Istana Bogor. Apakah hal itu tidak menandakan PAN akan bergabung dengan Jokowi?

Yang mengundang kemudian wajib hukumnya bagi yang diundang datang. Jadi, kalau datang berbuka puasa, ya tidak apa-apa juga. Lagi pula Pak Zul memposisikan sebagai ketua MPR. Bahkan Pak Zul juga mengundang ketua dari lembaga-lembaga tinggi dan juga Presiden dan Wakil Presiden.

Sah-sah saja kok dan pertemuan di Bogor justru membahas hal yang lebih besar lagi yaitu keutuhan negara kaitan dengan kerusuhan yang terjadi paska pengumuman pilpres agar semua anak bangsa menjaga keutuhan. Itulah fungsi Ketua MPR menjahit persoalan-persoalan bangsa dikordinasikan dengan presiden

Anda pernah membahas koalisi PAN dengan Zulhas?

Saya kalau ngobrol dengan Pak Zulhas beliau selalu mengatakan kami masih tetap di Prabowo-Sandi. Masih tetap di 02 dan sebagainya.

Bilamana ada pertemuan-pertemuan, ya wajar. Manusia adalah makhluk sosial. Makhluk yang saling berhubungan satu sama lain. Masa tidak boleh berhubungan dan tidak boleh komunikasi.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved