Pengacara Sofyan Basir Sayangkan Kliennya Ditahan KPK Sebelum Lebaran

Tak butuh waktu lama, penyidik akhirnya memutuskan untuk menahan Sofyan Basir. Penahanan dilakukan guna kepentingan penyidikan.

Pengacara Sofyan Basir Sayangkan Kliennya Ditahan KPK Sebelum Lebaran
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Dirut nonaktif PT PLN Sofyan Basir keluar menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/5/2019) malam. KPK resmi menahan Sofyan Basir karena terkait dalam kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU Riau-1. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah beberapa kali mangkir, tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama PLTU Riau-1, Sofyan Basir, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ini merupakan pemeriksaan kedua Sofyan sebagai tersangka setelah sebelumnya ia sempat diperiksa pada 6 Mei 2019 lalu.

Sofyan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (27/5/2019) sekitar pukul 18.57 WIB.

Mengenakan kemeja putih dan jaket coklat, ia datang ditemani sejumlah rekannya. Diketahui, Sofyan baru saja menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan Marine Vessel Power Plant (MVPP) PT PLN di Kejaksaan Agung (Kejagung).

Baca: KH Maruf Amin Berterimakasih atas Dukungan dan Loyalitas Barnus Memenangkan 01 di Pilpres 2019

Baca: Jelang Tandang Persib ke Semen Padang, Ezechiel NDouassel Bidik Gol Pertama

"Nanti ya, nanti ya," ucap Sofyan kepada wartawan yang sedari pagi menunggu kehadirannya.

Tak butuh waktu lama, penyidik akhirnya memutuskan untuk menahan Sofyan Basir. Penahanan dilakukan guna kepentingan penyidikan. Sofyan pun meninggalkan Kantor KPK sambil mengenakan rompi oranye khas tahanan.

Sofyan pun enggan berbicara banyak mengenai status penahannya. "Terima kasih ya. Doain saja," ujarnya sambil memasuki mobil tahanan.

Kuasa Hukum Sofyan Basir, Soesilo Aribowo menyayangkan soal penahanan kliennya. Ia berharap, penahanan Sofyan dapat ditunda hingga sehabis Idul Fitri awal Juni 2019 nanti. Namun, justru ditahan per hari ini. "Pokoknya yang kami sayangkan terjadi penahanan itu sekarang," kata dia.

Soesilo mengungkap, sebelum resmi ditahan, Sofyan sempat dicecar sedikitnya empat pertanyaan oleh penyidik. Sebagian besar perihal pertemuan sembilan kali yang dilakukan oleh kliennya dengan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo, mantan Ketua DPR Setya Novanto, dan eks Menteri Sosial Idrus Marham.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved