Waspada Tanah Longsor di Malalak, Pemudik Diimbau Tak Gunakan Jalan

Ini mengakibatkan jalur alternatif Padang-Bukittinggi, Sumatera Barat, tidak dapat dipergunakan untuk sementara waktu.

Waspada Tanah Longsor di Malalak, Pemudik Diimbau Tak Gunakan Jalan
Istimewa
ilustrasi.Dua warga Desa Koto Masjid Kecamatan XIII Koto Kampar tertimbun tanah longsor. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa tanah longsor terjadi di Jorong Bantiang Selatan, Ngari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Minggu (2/6/2019) malam.

Ini mengakibatkan jalur alternatif Padang-Bukittinggi, Sumatera Barat, tidak dapat dipergunakan untuk sementara waktu.

Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019, Sigit Irfansyah, mengatakan tanah longsor mengakibatkan akses jalan sepanjang 7-10 meter dengan ketinggian 3-5 meter.

Dia mengimbau pemudik agar waspada dan tidak melintas di jalan tersebut.

Baca: Hingga H-2 Lebaran, Penumpang Pesawat Turun 30,71 Persen

"Pemudik diimbau waspada. Tidak bisa dilewati kendaraan," kata Sigit, dalam keterangannya, Senin (3/6/2019).

Tanah longsor itu diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Nagari untuk melakukan pendataan dan penanganan selanjutnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved