Tajir, Selain Sumbang Emas Monas, Teuku Markam Juga Masih Bisa Dirikan Perusahaan BUMN

Sebelum menyumbangkan emas untuk Monas, ternyata Teuku Markam sudah lebih dulu berkontribusi banyak untuk negeri ini.

Tajir, Selain Sumbang Emas Monas, Teuku Markam Juga Masih Bisa Dirikan Perusahaan BUMN
Istimewa
Teuku Markam, penyumbang emas Monas 

TRIBUNNEWS.COM - Banyak masyarakat Indonesia masih awam jika bentuk nyala api di Tugu Monumen Nasional (Monas) terbuat dari emas.

Padahal puncak nyala api monas tersebut dilapisi dengan 38 kg emasmurni.

Dari 38 kg total emas, sebesar 28 kg disumbang oleh konglomerat asal Acehbernama Teuku Markam.

Mengutip Gridhot.ID dan Serambi News, Senin (10/6/2019) Teuku Markamadalah pengusaha kaya Aceh pada jaman pemerintahan Presiden RI Soekarno.

Sebelum menyumbangkan emas untuk Monas, ternyata Teuku Markam sudah lebih dulu berkontribusi banyak untuk negeri ini.

Salah satunya ialah memasukkan peralatan perang ke Indonesia demi mendukung kampanye militer Trikora merebut Irian Barat.

Hal ini seperti diungkapkan oleh Politisi PDI Perjuangan H Karimun Usman, Senin (10/6/2019).

"Tetapi Markam tipe yang tidak balas budi ke Bung Karno. Keuntungan dalam memasukan alat perang IRIAN BARAT tahun 1963 dibelikan dalam bentuk emas yang dipasang dipuncak Monas. Bukan diberikan kepada pribadi Bung Karno," kata Karimun.

Baca Selengkapnya

Penulis: Grid Network
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved