Kivlan Zen Bungkam Setelah Diperiksa Polisi 9 Jam

Kivlan keluar dari ruangan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 20.49 dari pintu samping gedung Ditreskrimum.

Kivlan Zen Bungkam Setelah Diperiksa Polisi 9 Jam
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mayor Jenderal TNI Purn Kivlan Zen tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (29/5/2019). Kivlan Zein diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara dengan tersangka Habil Marati (HM), Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menghindari kejaran awak media, Senin (17/6/2019).

Kivlan keluar dari ruangan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 20.49 dari pintu samping gedung Ditreskrimum.

Ia mengenakan kemeja batik dan langsung menuju mobil Grand Livina silver yang telah menunggu di depan rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Kuasa hukum Kivlan, Muhammad Yuntri mengatakan, kliennya diperiksa selama 9 jam oleh penyidik terkait aliran dana yang diterima dari Habil.

"Pemeriksaan lumayan lama dari jam 11.00, ada 23 pertanyaan. (Pemeriksaan) hanya konfirmasi tentang aliran dana (dari Habil Marati)," kata Yuntri di Polda Metro Jaya, Senin.

Baca: Di Peluncuran Buku Fadli Zon, Hermawan Sulistyo Sebut Kivlan Zen Akui Jujur Ingin Membunuhnya

Yuntri mengungkapkan, kliennya akan diagendakan menghadiri gelar perkara dan konfrontasi semua saksi yang terlibat dalam perkara tersebut, besok (18/6/2019).

"(Agenda besok) dikonfrontasi antara para saksi-saksi tentang kesaksian mereka dan keterlibatan Pak kivlan tentang aliran dana Habil Marati. (Semua saksi) akan didatangkan," ujar Yuntri.

Seperti diketahui, hari ini, Kivlan diperiksa kembali sebagai saksi kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara yang menjerat dengan tersangka Habil Marati (HM).

Pemeriksaan hari ini merupakan pemeriksaan lanjutan dari sebelumnya pada Jumat (14/6/2019).

Adapun, Habil ditetapkan sebagai tersangka penyandang dana dalam kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara. Habil ditangkap di rumahnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada 29 Mei 2019.

Baca: Kivlan Zen Diperiksa Sebagai Saksi Tersangka Kasus Rencana Pembunuhan Habil Marati

Sementara itu, Kivlan Zen telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan tengah menjalani penahanan di Rutan POM Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, selama 20 hari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kivlan Zen Kembali Bungkam Usai Diperiksa 9 Jam sebagai Saksi Habil Marati" (Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela)

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved