Polisi Bakal Panggil Ustaz Lancip untuk Diperiksa Terkait Kasus Ujaran Kebencian

"Kita sudah menaikkan menjadi penyidikan. Nanti kita panggil (Ustaz Lancip) sebagai saksi," katanya

Polisi Bakal Panggil Ustaz Lancip untuk Diperiksa Terkait Kasus Ujaran Kebencian
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di depan Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) petang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya meningkatkan status kasus dugaan ujaran kebencian dalam video ceramah Ahmad Rifky Umar atau akrab dipanggil Ustaz Lancip ke tahap penyidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan pihaknya telah memberi waktu kepada Ustaz Lancip untuk mengklarifikasi, namun dirinya mangkir.

Baca: Polri Pastikan 4 Korban Tewas Kerusuhan 21-22 Mei Akibat Peluru Tajam

"Kita sudah menaikkan menjadi penyidikan. Nanti kita panggil (Ustaz Lancip) sebagai saksi. Kan kemarin kita telah memberikan waktu dan ruang untuk klarifikasi dan membela diri," ujar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Argo Yuwono mengatakan, peningkatan status kasus ini dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara dan memeriksa saksi ahli.

"Setelah memeriksa saksi ahli, kemudian dilakukan gelar perkara, kita naikkan penyidikan," jelas Argo Yuwono.

Hingga Senin sore, Argo mengatakan, Ustaz Lancip belum memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai klarifikasi.

Pemanggilan hari ini merupakan pemanggilan kedua.

Ustaz Lancip mangkir dari panggilan pertama pada Senin lalu dengan alasan memiliki jadwal kegiatan lain. 

"Sampai sekarang yang bersangkutan belum hadir," pungkas Argo.

Seperti diketahui, dalam video yang tersebar di media sosial, Lancip membahas peristiwa kerusuhan saat demonstrasi penolakan hasil pemilu.

Pada video itu, Ustaz Lancip menyampaikan bahwa ada korban mati yang jumlahnya hampir 60 orang dan ratusan orang masih hilang.

Pemeriksaan ini merupakan rujukan atas adanya laporan polisi (LP) masuk pada 7 Juni 2019. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/3473/VI/2019/PMJ/Dit Reskrimsus.

Baca: Dua Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Cipali Baru Pulang Berlibur dari Dieng

Kemudian, rujukan Surat Perintah Penyelidikan nomor SP/Lidik/875/VI/RES.2.5/2019/ Dit Reskrimsus, tanggal 8 Juni 2019. Untuk menghadiri pemeriksaan, ia dimohon untuk membawa dokumen atau bukti-bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Ustaz Lancip disangkakan Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45A ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved