Megawati akan Diminta Kembali Menjadi Ketua Umum PDIP, Ini Alasannya

Karena para kader dan pengurus PDIP menilai di bawah kepemimpinan Megawati, PDIP bisa mempertahankan kemenangan.

Megawati akan Diminta Kembali Menjadi Ketua Umum PDIP, Ini Alasannya
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri ketika melakukan konsolidasi internal di Banten, yang dilangsungkan di Gedung DPD PDI Perjuangan, Serang, Banten, Senin (15/4/2019). TRIBUNNEWS.COM/FRANSISKUS ADHIYUDA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDIP Pramono Anung mengatakan bahwa dalam kongres partainya Agustus nanti, kemungkinan besar Megawati Soekarnoputri akan diminta kembali menjadi Ketua Umum PDIP.

Karena para kader dan pengurus PDIP menilai di bawah kepemimpinan Megawati, PDIP bisa mempertahankan kemenangan.

"Karena memang bu Mega sebagai pemersatu dari partai yang mempunyai ideologi sehingga memang dengan demikian kenapa sampai hari ini dan tentunya dalam kongres nanti kemungkinan besar bu Mega akan diminta bersedia untuk dipilih kembali menjadi ketua umum" katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (18/6/2019).

Baca: Megawati Ingin Pensiun, Organisasi Relawan Ajukan Puan Maharani dan Jokowi Sebagai Pengganti

Pramono yakin Megawati akan bersedia kembali menjadi ketua umum.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan, pergantian paspampres tetap dilakukan secara terbuka. Meski demikian kewaspadaan terkait ancaman teror bom terus ditingkatkan.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan, pergantian paspampres tetap dilakukan secara terbuka. Meski demikian kewaspadaan terkait ancaman teror bom terus ditingkatkan. (Capture Youtube)

Pasalnya mekanisme pengambilan keputusan di PDIP adalah berdasarkan aspirasi dari kader.

"Karena proses di dalam PDIP sendiri mungkin berbeda dengan partai yang lain karena kita memang betul-betul secara buttom up, dari bawah," katanya.

Pramono mengatakan bahwa kemungkinan pada kongres PDIP nanti, akan dimunculkan wacana pembentukan ketua harian atau wakil ketua umum PDIP. Namun keputusannya tetap diserahkan kepada keputusan kongres.

"Nah yg kedua memang ada wacana apakah nanti ada ketua harian mapun wakil ketua umum, mekanisme ini diserahkan sepenuhnya ke dalam kongres," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved