Breaking News:

Pilpres 2019

Ada Ganjalan dalam Pertemuan Jokowi dengan Prabowo

Salah satu bentuk yang paling kongkret adalah mengutus seseorang untuk menemui Prabowo.

henry lopulalan/stf
Achmad Baidowi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi PPP Achmad Baidowi menyayangkan sikap Prabowo Subianto yang hingga saat ini belum mengucapkan selamat atas terpilihnya Joko Widodo dan Kiai Haji Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

"Kami masih menyayangkan belum adanya ucapan selamat dari Pak Prabowo. Kalau Pak Sandi belakangan, (tapi) dari Pak Prabowo belum ada ucapan selamat kepada Pak Jokowi," ujar Baidowi dalam sebuah diskusi bertajuk "Urgensi Rekonsiliasi Pasca Pilpres" di Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).

Bahkan, kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, melihat personal Prabowo sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan rekonsiliasi pasca-Pemilu 2019.

Padahal, pihak Jokowi-Ma'ruf sudah sering menarasikan rekonsiliasi pasca-Pemilu.

Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).
Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Salah satu bentuk yang paling kongkret adalah mengutus seseorang untuk menemui Prabowo.

Baca: Langkah Jokowi Usai Ditetapkan Jadi Presiden Terpilih, Bertemu Pimpinan Parpol hingga Bicara Kabinet

Utusan itu menjadi jembatan pertemuan antara Prabowo dan Jokowi.

"Dengan mengutuskan orang menemui Prabowo, tapi apa yang terjadi? Belum bergerak," ujar dia.

Pihaknya juga berpikir bahwa pertemuan Jokowi-Prabowo sebagai bentuk rekonsiliasi bakal terjadi tidak lama berselang Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil Pilpres 2019.

Namun, hal tersebut tetap tidak terjadi.

Baidowi melihat, ada ganjalan dalam pertemuan Jokowi dengan Prabowo.

"Ada ganjalan -ganjalan untuk melakukan rekonsiliasi. Meskipun, akhirnya pak Sandi mengucapkan terima kasih dan selamat kepada pak Jokowi, siap bekerja sama dan sebagainya," ujar Baidowi.

Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) memberikan keterangan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait perolehan suara Pilpres 2019 di kediaman Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam. Dalam keterangannya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menerima hasil keputusan Mahkamah Konstitusi terkait gugatan Pilpres 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) memberikan keterangan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait perolehan suara Pilpres 2019 di kediaman Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam. Dalam keterangannya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menerima hasil keputusan Mahkamah Konstitusi terkait gugatan Pilpres 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Diketahui, calon wakil presiden nomor urut 02 pada Pilpres 2019, Sandiaga Uno, telah menyampaikan selamat kepada pasangan terpilih Jokowi-Ma'ruf.

"Dan hari ini kita akan menyaksikan penetapan presiden dan wakil presiden terpilih oleh KPU. Untuk itu, saya mengucapkan selamat bekerja, selamat menjalankan amanah rakyat, selamat berjuang untuk terus mencapai cita-cita keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Sandiaga Uno melalui akun resmi Instagram @sandiuno, Minggu (30/6/2019).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PPP Menyayangkan Prabowo Belum Ucapkan Selamat ke Jokowi-Ma'ruf", https://nasional.kompas.com/read/2019/07/02/19014021/ppp-menyayangkan-prabowo-belum-ucapkan-selamat-ke-jokowi-maruf.
Penulis : Haryanti Puspa Sari

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved