Seleksi Calon Pimpinan KPK

Sambangi BNPT, Wadah Pegawai KPK Terus Kawal Seleksi Pimpinan KPK

WP KPK dan BNPT sepakat bahwa seluruh bangsa Indonesia, tanpa kecuali, termasuk seluruh pegawai KPK, wajib menjaga NKRI dan Pancasila.

Sambangi BNPT, Wadah Pegawai KPK Terus Kawal Seleksi Pimpinan KPK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap (kanan) memberikan keterangan pers tentang seleksi pimpinan KPK, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (1/7/2019). Wadah Pegawai KPK membentuk Tim Pengawalan Seleksi Pimpinan KPK untuk mendorong hadirnya pimpinan KPK yang berintegritas dan independen. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK), Selasa (2/7/2019) berkunjung ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Panitia Seleksi (Pansel) KPK di Kantor Sekretariat Negara.

Dalam dua pertemuan tersebut, WP KPK menyampaikan saran dan masukan terkait dengan seleksi pimpinan KPK.

Salah satu isu utama yang disampaikan WP KPK adalah pentingnya mendapatkan pimpinan yang bebas konflik kepentingan.

Selain itu, ada beberapa hal yang menjadi fokus bahasan dalam pertemuan tersebut.

Pertama, terkait dengan isu radikalisme.

WP KPK dan BNPT sepakat bahwa seluruh bangsa Indonesia, tanpa kecuali, termasuk seluruh pegawai KPK, wajib menjaga NKRI dan Pancasila.

Baca: Klaim Didampingi 12 Pengacara, Ternyata Galih Ginanjar Belum Punya Pengacara yang Akan Dampingi

Baca: Rekomendasi 8 Tempat Kuliner Halal di Thailand untuk Traveler Muslim

Baca: Wanita Pembawa Anjing ke Dalam Masjid Juga Dilaporkan Atas Kasus Penganiayaan

WP KPK juga menegaskan bersedia bekerja sama dengan semua pihak untuk melawan segala bentuk radikalisme yang mengancam ideologi bangsa.

Termasuk segala teror yang terjadi kepada aparat penega hukum dan aktivis antikorupsi.

“Kami tidak pernah anti terhadap pejabat lembaga tertentu untuk menjadi pimpinan, yang penting berhenti dari instansi sebelumnya, bebas kepentingan, dan berintegritas,” kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo kepada pewarta, Selasa (2/7/2019).

Selanjutnya, WP KPK dan Pansel Pimpinan KPK membahas beberapa hal terkait dengan peran WP dalam pemberantasan korupsi dan dinamika yang terjadi di internal KPK.

Baca: LSI Denny JA Sebut Ahok Masih Punya Peluang Maju Pilpres 2024

Halaman
1234
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved