Kabinet Jokowi

Oposisi Ingin Merapat, PDI-P: Kami Sudah Solid, Kenapa Semua Harus di Pemerintahan?

Soal mereka yang berkeinginan bergabung ke kubu pemerintah sepenuhnya hak dan kewenangan masing-masing parpol.

Oposisi Ingin Merapat, PDI-P: Kami Sudah Solid, Kenapa Semua Harus di Pemerintahan?
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Eriko Sutarduga 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa partai politik oposisi disebut bakal merapat ke kubu pemerintah pascapenetapan resmi Pilpres 2019. Mereka diantaranya PAN dan Partai Demokrat.

Kabar soal merapatnya oposisi ke pemerintahan dinilai tidak diperlukan. Sebab koalisi partai politik yang mengusung Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 dianggap sudah solid.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDI-Perjuangan, Eriko Sotarduga.

"Kan koalisi partai-partai kami ini kan sudah solid," ungkap Eriko di Kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

Dirinya heran mengapa pascapenetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai capres-cawapres terpilih, banyak parpol oposisi yang kemudian berkeinginan merapat ke pemerintahan.

Baca: Kisah Zaira Wasim, Bintang Muda Bollywood yang Pilih Pensiun Dini demi Agama, Dulu Penuh Kontroversi

Baca: Dhyani Prima Lebarkan Sayap Ke Kancah Internasional Lewat Ajang HKFW 2019 Spring Summer

Baca: Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Tidak Akan Diperpanjang, Selanjut Proses Seleksi Administrasi

Baca: Hadir di Tech in Asia Product Development Conference 2019 untuk Dukung Pengembangan Talenta Lokal

Padahal, PDI-P sendiri katanya punya pengalaman selama 10 tahun berada di luar pemerintahan. Dan posisi tersebut kata dia juga sama mulia-nya dengan mereka yang ada di pemerintah.

"Kenapa semua harus ada di dalam pemerintahan? di luar pemerintahan juga suatu hal yang mulia, sama seperti PDI Perjuangan selama 10 tahun ada di luar pemerintahan," ujarnya.

Namun, anggota DPR RI ini tidak begitu saja menyamakan apa yang pernah dialami PDI-P tersebut untuk dijadikan dasar.

Soal mereka yang berkeinginan bergabung ke kubu pemerintah sepenuhnya hak dan kewenangan masing-masing parpol.

"Tapi ini tentu tidak bisa dijadikan dasar kepada partai lain, itu hak kewenangan dari partai masing masing," kata Eriko.

Eriko berasumsi, parpol oposisi yang ingin merapat ke pemerintah sudah berpikir jauh mempersiapkan diri demi kontestasi Pemilu 2024. Dimana proses regenerasi akan berjalan seiring dengan pergantian sosok-sosok yang ada di pemerintahan saat ini.

"Ini kalau tidak ada perubahan yang mendasar ya, sekali lagi dengan asumsi tersebut, sehingga semua partai melihat sudah jauh untuk ke 2024," sebut Eriko.

Tapi lebih lanjut Eriko mengatakan, berdasarkan pengalamannya bahwa siapapun yang konsisten pada posisinya saat ini, maka konsistensi tersebut pastinya akan mendapat timbal balik positif dari masyarakat luas.

"Siapapun yang konsisten masyarakat menghargai," pungkas dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved