Bahaya Liquid Palsu Untuk Pengguna Vape

Seperti yang kita ketahui saat ini produk vape di Indonesia terus mengalami perkembangan yang dibilang cukup pesat, bahkan hingga

Bahaya Liquid Palsu Untuk Pengguna Vape
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pelaku pembuat narkoba jenis vape liquid ditunjukan saat rilis di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seperti yang kita ketahui saat ini produk vape di Indonesia terus mengalami perkembangan yang dibilang cukup pesat, bahkan hingga menuai perdebatan. Karena terdapat banyak rasa dalam liquid akibatnya penjualan liquid di Indonesia terus meningkat.

Namun, karena banyaknya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab maka Liquid vape sering dipalsukan, dengan bahan-bahan berbahaya. Biasanya bahan yang digunakan oleh produsen liquid palsu memiliki rasa yang tidak terlalu pekat.

"Jadi, aplikasi pemalsuan prodak proteksi merk dari kepalusan, kita pengen bantu brand2 khusus nya local dari pemalsuan karena Indonesia terlalu marak. Nah kita ide dasarnya dari situ kita lihat pengusaha local belum juga bagus, untung sehingga langsung dipalsuin inpek jangka panjangnya omset,  yang paling miris kreatifitasnya kita," kata Ryan Othink selaku Managing Director kepada media di Jakarta.

Lalu lanjut Ryan, adapun jenis bahan yang biasa digunakan oleh produsen liquid palsu adalah, minyak kelapa sawit dicampur dengan minyak goreng, alkohol, air distilasi maupun air mineral. "Bahkan, terdapat beberapa kasus yang menyatakan adanya liquid vape yang mengandung ​cannabioid ​ atau sejenis ganja, " terang Ryan Othink.

Pada tanggal 24 November 2018 PT Asia Vaporindo Berjaya sebuah produsen liquid dengan merek dagang Juicenation mengungkapkan, bahwa salah satu produk liquid nya telah dipalsukan oleh produsen liquid “oplosan” yang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Hal ini juga diungkapkan melalui akun Instagram @juicenationcompany mereka menghimbau bagi pengguna vape agar para konsumen nya lebih berhati-hati dalam membeli liquid Juicenation dengan jenis “​A la Carte ​” karena disinyalir bahwa produk palsu dari merek mereka sudah beredar, oleh karena postingan itu, banyak konsumen mereka kebingungan dalam menentukan produk liquid asli dan palsu.

Menanggapi hal ini, melalui Akun Instagram @juicenationcompany mereka menjelaskan bahwa produk ​“A la Carte” palsu yang telah beredar memiliki nama yang mirip yaitu ​“A la Cartel” dengan rasa yang berbeda dari barang mereka dan juga aktifitas pemalsuan dalam bentuk kemasan yang berbeda, produk liquid​A’la Carte Juicenation menggunakan kemasan botol plastik 100ml dengan tutup putih, berpita bea cukai, dan terdapat kode laser. Sedangkan, produk liquid yang palsu menggunakan botol kaca, dengan tutup berwarna hitam.

Biasanya harga liquid palsu dijual lebih murah, daripada produk liquid asli begitu juga rasa liquid palsu bisa sangat pekat atau sangat hambar berbeda dengan produk yang asli. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga barang yang palsu akan meniru ciri-ciri fisik yang 100% mirip dengan kemasan aslinya.

Karena maraknya pemalsuan tersebut maka Juicenation melakukan kerjasama dengan Authentic Guards, sebuah platform anti pemalsuan binaan Telkom Indonesia yang dapat membantu konsumen mengetahui keaslian sebuah produk dan dapat melindungi produk Juicenation agar terhindar dari aktifitas pemalsuan yang bisa menyebabkan kerugian.

Penerapannya sangat sederhana, produk Juicenation untuk sekarang diberikan label hologram Authentic Guards yang terdapat kode unik dengan menggunakan generator dan perhitungan algoritma tertentu yang kemudian dikonversi menjadi​QR Code dengan standar Denso Wave ISO 18004, membuat kode ini sangat aman dan mempunyai kemungkinan yang sangat kecil untuk diduplikasi oleh pemalsu. Lalu konsumen dimudahkan hanya dengan memindai ​QR Code tersebut menggunakan aplikasi mobile khusus untuk memvalidasi keaslian.

Aplikasi anti pemalsuan Authentic Guards ini telah mendapat kepecayaan dari berbagai merek nasional dan international dalam berbagai jenis bidang usaha, dan juga pernah mendapatkan penghargaan TOP 100 startup Asia Pacific pada gelaran Echelon Asia Summit 2017, dan menjadi Alumni VIISA (​Vietnam Innovative startup Accelerator) dan juga Alumni Indigo Creative Nation Telkom Group.
Dalam kerjasama ini, diharapkan dapat mengurangi peredaran produk liquid palsu oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab serta memudahkan konsumen dalam mengetahui ciri produk liquid palsu tersebut secara visual. 

Editor: FX Ismanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved