Kabinet Jokowi
PDIP Dikabarkan Incar Posisi Kementerian Desa, Begini Tanggapan Elit PKB
PKB menilai, peluang untuk mengisi posisi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) terbuka bagi semua parpol.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai politik pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf diperkirakan bakal mengincar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, kementerian tersebut sebelumnya hanya diincar beberapa partai politik, salah satunya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang basis massanya banyak berada di desa-desa.
Dengan alasan tersebut, kata Ray, semua partai termasuk PDI Perjuangan yang merupakan partainya Presiden terpilih, turut mengincar kementerian tersebut.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP PKB Lukman Edy menilai, peluang untuk mengisi posisi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) terbuka bagi semua parpol.
"Kemendes itu sekarang menjadi sangat penting bagi semua pihak yang punya pandangan dalam membangun Indonesia harus dari desa, buttom up merubah cara pandang membangun seperti orba yan top down pasti akan sangat menarik untuk masuk didalam Kementrian desa," kata Lukman Edy di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (12/7/2019).
Baca: Agustus, Berkas Kasus Suap Pengadaan Pesawat Garuda Akan Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor
"saya positif saja PDIP, saya anggap positif karena PDIP punya visi soal wong cilik, nah wong cilik kan adanya di desa," tambahnya.
Lukman menilai, Nasdem dan Golkar juga punya perhatian khusus dengan masalah desa.
Namun, ia menegaskan, jika PKB tak kalah mementingkan masalah desa.
Lukman mencontohkan, bagaimana PKB memiliki pengalaman dalam mengelola pemerintahan terkait desa mulai dari Kementrian Kawasan Indonesia Timur, Kementrian Pembanguan Daerah Tertinggal hingga menjadi Kemendes PDTT.
"Jadi portofolionya selama ini PKB yang menata di situ," jelasnya.
Baca: Baiq Nurul Tunggu Keputusan Jokowi Berikan Amnesti
Namun, ia mengatakan, penunjukan posisi Mendes PDTT menjadi kewenangan dan hak preogratif presiden Joko Widodo.
Sebab, tak menutup kemungkian posisi itu, lanjut Lukman, diisi oleh kalangan Paprol, profesional, akademisi, birokrat atau TNI-Polri.
"kita serahkan sepenuhnya ke Pak Jokowi untuk menetukan hak preogratifnya untuk menentukan siapa yang cocok di Kemendes PDTT," ujarnya.
Pendapat Jubir TKN
Beberapa kementerian dinilai cocok diisi menteri muda di kabinet Jokowi-Maruf Amin.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan, menteri muda atau milenial pilihan Presiden nantinya bisa menempati kementerian di sektor ekonomi.
"Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah bisa, malah UMKM kita kerjanya banyak milenial, jadi di situ juga bisa," ujar juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Maruf ini di Jakarta, Jumat (12/7/2019).
Dia mengatakan, Selain Kementerian Koperasi, Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN juga bisa ditempati menteri muda yang saat ini sudah banyak memulai usaha.
"BUMN bisa didorong sama anak muda ke depannya untuk memperbesar bisnis," dia memberi alasan.
Arya menduga porsi menteri muda ke depan akan banyak dipasang di kabinet Jokowi, mengingat keinginan Jokowi memasang orang yang energik dan berani mengeksekusi program secara cepat.
"Yang pasti Pak Jokowi cari orang energik dan bisa eksekusi cepat, udah kebayangkan bakal banyak porsi anak muda, umur 40 kan masih milenial kan," kata dia.
Dilantik 20 Oktober
Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi dan Maruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019.
Artinya, masih tersisa waktu sekitar 3 bulan bagi Jokowi-Maruf untuk menyiapkan nama-nama menteri dalam kabinet mereka.
Beberapa waktu terakhir muncul prediksi dan tanggapan seputar menteri-menteri di kabinet Jokowi - Maruf mendatang.
Sejumlah menteri di kabinet Jokowi-Jusuf Kalla saat ini diperkirakan tak lagi duduk dalam kabinet. Sementara, sejumlah pengamat juga memberi catatan untuk kabinet Jokowi-Maruf nanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wakil-direktur-saksi-tkn-lukman-edy.jpg)