PKB Gelar UKK Pimwan, Mantan Pimpinan Dewan Tidak Otomatis Menjabat Kembali

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi langkah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB

PKB Gelar UKK Pimwan, Mantan Pimpinan Dewan Tidak Otomatis Menjabat Kembali
Ist/Tribunnews.com
Cucun Ahmad Syamsurijal. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi langkah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Pimpinan Dewan (Pimwan) se-Indonesia.

"UKK Pimwan harus diapresiasi karena tidak semua dewan terpilih bisa langsung menjadi pimpinan dewan. Apakah itu, ketua dewan, wakil ketua dewan, ketua fraksi ataupun ketua komisi. Semua harus lulus UKK Pimwan baru layak duduk menjadi pimpinan dewan," katanya kepada wartawan, Selasa (16/7/2019).

Kata Kang Cucun, jumlah peserta UKK Pimwan tahun ini diikuti 154 perwakilan pimpinan dari seluruh Indonesia.

Hal itu merupakan presetrasi tersendiri bagi PKB.

Baca: Intip Kamar Member BTS di Asrama, RM dan V Teman Sekamar, Jungkook Paling Beruntung!

Baca: Dialog – Parpol “Atur-Atur” Kursi Menteri? (1)

Baca: PSM Makassar Terancam Terusir ke Luar Kota jika Hal Ini Terjadi

Pasalnya, hampir di seluruh kabupaten kota, se-Indonesia, PKB menempatkan kadernya menjadi pimpinan dewan.

"Tahun ini PKB benar-benar mengalami peningkatan signifikan. Hal tersebut harus terus dijaga supaya PKB tetap menjadi pilihan masyarakat di masa mendatang," ucapnya.

Namun, Ketua Umum (Ketum) Dewan Koordinator Nasional (DKN) Garda Bangsa itu memastikan bahwa mereka-mereka yang lima tahun lalu telah duduk sebagai ketua ataupun wakil ketua dewan tidak secara otomatis kembali duduk sebagai pimpinan dewan.

"Kalau dalam seleksi UKK Pimwan nilai mereka jelek, maka otomatis diganti dengan yang lebih layak. Jadi belum tentu menjadi top leader," ucap Cucun.

Mendengar pernyataan Cucun, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Kendal Muhammad Makmun yang ikut dalam seleksi UKK Pimwan menyambut baik pernyataan tersebut.

"Saya setuju dengan hal itu. Sekalipun di Kabupaten Kendal terjadi peningkatan suara signifikan, belum tentu Ketua DPC otomatis jadi ketua dewan. Semua harus mengikuti aturan main yang dibuat DPP," ucapnya.

Makmun memastikan jika dirinya terpilih menjadi pimpinan dewan akan berkontribusi signifikan kepada PKB dan Nahdlatul Ulama (NU). Serta seluruh masyarakat Kabupaten Kendal.

"Kalau saya terpilih menjadi pimpinan dewan maka saya akan memajukan PKB dan NU," pungkasnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved