Kasus Suap di Jambi

KPK Tahan Empat Tersangka Suap Pengesahan RAPBD Jambi

KPK menahan empat tersangka kasus suap terkait pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus suap terkait pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi Tahun 2018.

Empat tersangka itu terdiri dari tiga anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 masing-masing Muhammadiyah, Effendi Hatta, dan Zainal Abidin.

Baca: Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Beberkan Insiden Penyerangan Hakim, Ini Kronologisnya

Baca: Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita 3 Kali Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Baca: Bambang Trihatmodjo dan Mbak Tutut Serahkan Dokumen Penting Presiden Soeharto ke Negara

Baca: Kisah Romantis Jamaah Haji Kakek Nenek di Tanah Suci, Tak Mau Dipisahkan Hingga Cemburu pada Petugas

Sedangkan satu tersangka lainnya, yaitu Jeo Fandy Yoesman alias Asiang dari unsur swasta.

Zainal Abidin dan Effendi Hatta keluar terlebih dahulu dari dalam Gedung Merah Putih KPK.

Mereka keluar pada pukul 17.06 WIB.

Anggota DPRD Provinsi Jambi Zainal Abidin saat keluar dari Gedung KPK
Anggota DPRD Provinsi Jambi Zainal Abidin saat keluar dari Gedung KPK, Kamis (18/7/2019)

Mengenakan rompi oranye dan tangan terborgol, baik Zainal maupun Effendi tidak berkomentar apa-apa.

Keduanya langsung menaiki mobil tahanan KPK.

Zainal Abidin dan Effendi Hatta sama-sama ditahan di rutan cabang KPK di Pomdam Guntur.

Berselang 25 menit kemudian, dua tersangka lainnya, yakni Muhammadiyah dan Asiang muncul dari pintu keluar kantor KPK.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved