Danone Aqua Berikan Solusi Atasi Masalah Sampah Plastik di Labuan Bajo

Labuan Bajo menjadi gerbang utama menuju Taman Nasional Komodo, kawasan konservasi sekaligus ikon pariwisata yang mendunia.

Danone Aqua Berikan Solusi Atasi Masalah Sampah Plastik di Labuan Bajo
Tribunnews.com/Wahyu
Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo (kanan) di Labuan Bajo, Jumat (19/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, NUSA TENGGARA TIMUR - Labuan Bajo menjadi satu kawasan pariwisata strategis nasional yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia.

Labuan Bajo menjadi gerbang utama menuju Taman Nasional Komodo, kawasan konservasi sekaligus ikon pariwisata yang mendunia.

Kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi wisata internasional, terutama wisata penyelaman.

Belakangan, Labuan Bajo dihadapkan pada tantangan pengelolaan sampah yang mengancam keberlanjutan lingkungan.

Untuk itu pengelolaan sampah plastik perlu dilakukan bersama sama dengan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, LSM, maupun masyarakat.

Baca: Pelabuhan Labuan Bajo Jadi Terminal Khusus Penumpang, Kegiatan Kargo Dipindah

Oleh karena itu, DanoneAQUA bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan menggagas Program Business Management Development Koprasi Serba Usaha (KSU) Sampah Komodo sejak 2018 yang lalu, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menyumbang solusi bagi permasalahan lingkungan khususnya sampah plastik di Labuan Bajo.

"Konsumsi plastik Indonesia mencapai 5,32 juta ton per tahun. Jumlah ini relatif kecil dibanding Jepang yang mencapai 13,72 ton per tahun," kata Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo kepada wartawan di Labuan Bajo, Jumat (19/7/2019).

Menurutnya komitmen DanoneAQUA terhadap penanganan sampah diwujudkan melalui penerapan Model Ekonomi Sirkular (Circular Economy).

"Model ekonomi sirkular juga untuk mendukung program Pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi sampah plastik di laut sebanyak 70 persen pada tahun 2025. Komitmen tersebut telah mulai dijalankan sejak 1993 melalui program Aqua peduli," katanya.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: tribunjakarta.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved