Menanti Kesepakatan Satu Paket Kursi MPR

Pengamat politik, Karyono Wibowo, mengatakan semua parpol yang lolos di parlemen memiliki hak mendapatkan posisi Ketua MPR, termasuk Partai Gerindra.

Menanti Kesepakatan Satu Paket Kursi MPR
NET
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA‑ Kursi Ketua MPR terus menjadi rebutan. Bukan hanya Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ingin menjadi pemimpin di lembaga negara itu tetapi juga Partai Demokrat.

"Partai Demokrat memang juga mengincar kursi Ketua MPR. Demokrat layak menjadi pimpinan MPR," ujar Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, di Jakarta, Minggu (21/7/2019) kemarin.

Untuk memperoleh kursi Ketua MPR RI, menurut Ferdinand Hutahaean, pintu komunikasi akan dilakukan dengan PDI Perjuangan, selaku pemenang Pemilu 2019. "Kami akan mencoba komunikasi dengan partai pemenang pemilu yaitu PDIP, supaya bersedia membantu Demokrat meraih kursi pimpinan MPR," jelas Ferdinand Hutahaean.

Baca: PPP: Kami Juga Ingin Dapat Kursi Pimpinan MPR

Selain PDI Perjuangan, imbuh Ferdinand Hutahaean, Demokrat juga akan mengajak partai lain untuk bersama sama mengusulkan paket pimpinan MPR. Selain Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PKB saling berebut menduduki kursi Ketua MPR.

Dalam UU Majelis Permusyawaratan Rakyat, DPD, DPR, DPRD (MD3), pasal 427 C menyebutkan pimpinan MPR setelah hasil Pemilu 2019 terdiri atas satu ketua dan empat wakil ketua. Pimpinan dipilih dari dan oleh anggota MPR dalam satu paket yang bersifat tetap.

Tiap fraksi dan kelompok anggota dapat mengajukan satu orang bakal calon pimpinan MPR. Kemudian, pimpinan MPR dipilih secara musyawarah untuk mufakat dan ditetapkan dalam rapat paripurna MPR.

Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah memaklumi jika partai-partai berminat menjadi Ketua MPR. PDI Perjuangan, Basarah memastikan menyambut baik banyaknya parpol yang berminat untuk menjadi Ketua MPR termasuk dari partai Gerindra.

Hal itu membuktikan lembaga majelis permusyaratan bangsa Indonesia itu semakin dirasakan penting keberadaannya oleh parpol yang punya kursi di MPR.

Baca: Amien Rais Ingin Ada Pembagian 55:45, Drajad Beri Penjelasan: Beliau Tidak Ujug-ujug

"PDIP sendiri masih dalam posisi menunggu titik temu di antara pimpinan parpol dan Kelompok DPD RI untuk menyepakati komposisi Pimpinan MPR. Kami berharap pada akhirnya pemilihan Pimpinan MPR dapat diputuskan dengan cara musyawarah-mufakat dan bukan dengan cara voting," Basarah yang juga Wakil Ketua MPR ini berharap.

Pengamat politik, Karyono Wibowo, mengatakan semua parpol yang lolos di parlemen memiliki hak mendapatkan posisi Ketua MPR, termasuk Partai Gerindra. Namun, ia mengimbau Gerindra untuk tak 'menjual' rekonsiliasi Prabowo Subianto‑Joko Widodo sebagai cara mendapatkan posisi Ketua MPR.

Baca: Pengamat: Gerindra Bisa Peroleh Kursi Ketua MPR, Bila Lobi DPD

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved