OTT KPK di Kudus

KPK OTT Bupati Kudus M Tamzil, Sejumlah Uang Disita

Dari giat OTT ini, Basaria membeberkan, tim KPK mengamankan 9 orang, termasuk Bupati Kudus, M Tamzil.

KPK OTT Bupati Kudus M Tamzil, Sejumlah Uang Disita
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas disaksikan Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan (kanan) menunjukkan barang bukti terkait OTT Gubernur Kepulauan Riau saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019). KPK menetapkan empat orang tersangka yakni Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Edy Sofyan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP, Budi Hartono, dan pihak swasta bernama Abu Bakar dengan total barang bukti Rp 666.812.189 terkait kasus izin lokasi rencana reklamasi di Kepulauan Riau serta kasus gratifikasi. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK melakukan giat operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2019) siang.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, mengatakan pihaknya mendapat sejumlah informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi suap.

"Dan setelah dilakukan pengecekan di lapangan terhadap bukti-bukti awal sehingga KPK segera melakukan tindakan cepat," kata Basaria kepada pewarta, Jumat (26/7/2019) sore.

Dari giat OTT ini, Basaria membeberkan, tim KPK mengamankan 9 orang, termasuk Bupati Kudus, M Tamzil.

Baca: Tiga Alasan Amnesty International Indonesia Bawa Kasus Novel ke Kongres AS

"Beberapa saat setelah transaksi terjadi, KPK mengamankan total 9 orang sampai saat ini. Mereka terdiri dari unsur Kepala Daerah, Staf dan ajudan Bupati, serta calon Kepala Dinas setempat," bebernya.

Terkait praktik rasuah, ungkap Basaria, diduga para pejabat Pemkab Kudus ini menerima sogokan guna memuluskan pengisian jabatan di sana.

"Dugaan pemberian suap ini terkait dengan pengisian jabatan di Kabupaten Kudus. Ada uang yang sudah diamankan oleh Tim KPK, yang masih dihitung. Kami menduga terjadi sejumlah pemberian terkait pengisian jabatan ini," ungkapnya.

Saat ini, ke-9 orang yang diamankan tengah menjalani pemeriksaan awal di Polda Jateng Semarang.

Baca: KPK Lakukan OTT, Ruang Sekda Kudus Disegel

"Pemeriksaan intensif sedang dilakukan," kata Basaria.

Sesuai dengan mekanisme dan hukum acara yang berlaku, maka KPK diberikan waktu 24 jam untuk menentukan status perkara dan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Apakah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka ataupun saksi.

"Informasi lebih lengkap akan disampaikan besok (Sabtu, 27/7) di Kantor KPK melalui konferensi pers," pungkas Basaria.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved