Pihak Kemendagri dengarkan Penjelasan Hendra Soal Dugaan Jual Beli Data Kependudukan

Zudan mengaku telah mendengarkan langsung dari Hendra mengenai dugaan adanya jual beli data kependudukan yang kemudian dicurhatkan di akun medsosnya

Pihak Kemendagri dengarkan Penjelasan Hendra Soal Dugaan Jual Beli Data Kependudukan
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hendra Hendrawan, pemilik akun @hendralm akhirnya bertemu dengan pihak kementerian dalam negeri yakni Direktur Jenderal Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh.

Pertemuan tersebut terkait dengan unggahan Hendra yang viral mengenai dugaan adanya jual beli data KTP dan Kartu Keluarga yang ia cuitkan dalam akun twiterrnya @hendralm.

Baca: Kemendagri Laporkan Praktik Jual Beli Data NIK Kepada Bareskrim Mabes Polri

Zudan mengaku berterimakasih kepada Hendra karena menuliskan adanya dugaan jual beli data KTP dan Kartu Keluarga.

"Kita bertemu Mas Hendra menjelaskan bagaimana duduk persoalannya. Ini pemilih akun yang bernama Samuel Christian, sehari-harinya bernama Hendra Hendrawan. Inilah yang berjasa membuka adanya masalah ini," kata Zudan usai bertemu Hendra di Pusdiklat Kepemimpinan LAN RI, Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).

Zudan mengaku telah mendengarkan langsung dari Hendra mengenai dugaan adanya jual beli data kependudukan yang kemudian dicurhatkan di akun media sosialnya.

Berdasarkan pengakuan Hendra, kata Zudan ada jual beli data kependudukan di salah satu grup Facebook bernama Dream Market Official.

Tidak hanya data kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga, data pribadi seperti nomer HP juga diperjualbelikan.

"Saya sudah mendapat banyak informasi dari Mas Hendra. Ia menjelaskan bagaimana cara jual beli di dalam grup Facebook itu," katanya.

Sebelumnya akun @hendralm menuliskan adanya dugaan jual beli data kependudukan.

Halaman
12
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved