Kementerian Perhubungan Akan Renovasi Terminal Mamboro Palu

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung fasilitas Terminal Bus Tipe A Induk Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah.

Kementerian Perhubungan Akan Renovasi Terminal Mamboro Palu
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung fasilitas Terminal Bus Tipe A Induk Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, PALU - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung fasilitas Terminal Bus Tipe A Induk Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian tinjauan terhadap beberapa infrastruktur transportasi pascabencana gempa bumi disertai tsunami yang melanda Palu dan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah September 2018 lalu.

Menhub mengakui terminal Mamboro membutuhkan sejumlah perbaikan pada bangunan fisik.

Baca: Aksi Bule Ngamuk Hingga Tendang Pemotor Viral di Media Sosial, Kejadiannya di Bali, Ini Kata Polisi

Baca: Yusuf TKI Korea Beberkan Awal Mula Perkenalan, Wanita yang Menipunya Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

Baca: Penampakan Sapi Limosin Bobot 1,2 Ton Dijual Rp 80 Juta

Untuk itu Menhub Budi Karya mengaku akan segera meminta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi agar segera melakukan perbaikan pada bangunan terminal.

"Saya tinjau disini keadaannya kurang baik oleh karenanya saya akan tugaskan kepada Dirjen Perhubungan Darat untuk melakukan perbaikan tetapi menurut hemat saya tidak saja perbaikan tapi ada angkutan AKAP yang tidak (masuk) ke terminal ini," kata Menhub di Terminal Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/8/2019).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau 88
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung fasilitas Terminal Bus Tipe A Induk Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/8/2019). (Tribunnews.com/ Chaerul Umam)

Menhub Budi Karya menambahkan, tidak hanya memperbaiki bangunan fisik terminal, pihaknya juga berencana akan menambah fasilitas berupa angkutan feeder dari sejumlah titik menuju Terminal Mamboro.

"Oleh karenanya juga mungkin juga harus menginisiasi angkutan feeder dari satu tempat ke tempat yang lain yang kita bisa subsidi dari pusat kota ke sini atau dari sini ke Pantoloan sehingga ada suatu konektivitas antara pusat keramaian kesini karena tanpa feeder angkutan AKAP ini tidak akan mau ke sini," jelasnya.

Baca: Kepergok Oleh Anak Sendiri, Seorang kakek Tega Cabuli Cucu di Lampung

Baca: Penyebab dan Gejala Sindrom Williams, Penyakit Langka Anak Dede Sunandar, Gigi Mudah Terkikis

Terkait feeder bus ini, Menhub akan menganggarkannya pada tahun 2020.

Nantinya, Kementerian Perhubungan akan memberikan subsidi terhadap angkutan feeder.

"Saya tugaskan Dirjen Perhubungan Darat untuk memberikan anggaran ke sini untuk dilakukan perbaikan setelah menarik kalau bisa paling lambat Januari 2020 kita anggarkan feeder. Feeder itu penting," tegasnya.

Menhub menyebut nantinya setiap jam akan ada 4 buah feeder sehingga dalam 10 jam minimal akan ada 40 trayek yang melayani di Terminal Mamboro.

Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved