Sosok Jenderal Andika yang Berani Pasang Badan untuk Enzo

"Kami, Angkatan Darat memutuskan untuk mempertahankan Enzo Zenz Allie dan semua taruna akademi militer yang kami terima beberapa waktu lalu..."

Sosok Jenderal Andika yang Berani Pasang Badan untuk Enzo
Tribunnews/JEPRIMA
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat memberikan keterangan terkait polemik taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zenz Allie di Mabes TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Selasa (13/08/2019). TNI AD menyatakan tetap mempertahankan Enzo sebagai taruna Akmil, setelah yang bersangkutan menjalani tes lanjutan dan memperoleh hasil indeks moderasi bernegara sebesar 84 persen. Tribunnews/Jeprima 

Selain kariernya, pendidikan dan prestasi Andika Perkasa juga menjadi sorotan.

Pria berusia 53 tahun ini memiliki banyak gelar di belakang namanya.

Diketahui Andika mengenyam pendidikan S1 Ekonomi di universitas dalam negeri dan meraih tiga gelar S2 serta satu gelar S3 dari berbagai perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Berikut riwayat pendidikan Andika Perkasa:

1. Pendidikan Militer

- Akademi Militer (Akmil) kecabangan Infanteri (1987)

- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) (Lulusan Terbaik Susreg XXXVII 1999/2000)

Baca: Ketua DPR Kritik Program Terbaru Jokowi, Paket Kebijakan Ekonomi XVI Ancam Perekonomian Nasional

Baca: Jokowi akan Lantik KSAD Baru Pagi Ini, Berikut 10 Kandidat Kuat Pengganti Jenderal Mulyono

2. Pendidikan Umum

- The Military College of Vermont, Norwich University (Northfield, Vermont, USA)

- National War College, National Defense University (Washington D.C., USA)

- Harvard University (Massachusetts, USA)

- The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University (Washington D.C., USA)

Kasus Enzo

Kembali ke kasus Enzo. Nama Enzo belakangan ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

Dia adalah pemuda blasteran Indonesia - Prancis yang dikabarkan lulus seleksi akademi militer (akmil).

Enzo zenz Ellie pun kini menjadi diperbincangkan setelah videonya tengah berbincang dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beredar di media sosial.

Video Enzo zenz Allie itu diunggah akun Instagram @infokomando, Senin (5/8/2019).

Dalam video tersebut, Panglima TNI melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Enzo Zenz Ellie menggunakan bahasa Prancis.

Enzo zenz Allie pun tampak dapat menjawabnya pertanyaan Panglima TNI dengan baik.

Sementara itu dalam keterangan postingan video @infokomando ini, dijelaskan bahwa Enzo zenz Allie adalah pemuda keturunan Prancis yang menguasai empat bahasa asing.

Enzo Zenz Allie dinyatakan lulus seleksi Akmil.

Ada yang unik pada seleksi penerimaan Taruna Akmil 2019 lalu.

Seorang warga turunan kelahiran Perancis bernama Enzo berhasil lolos menjadi prajurit siswa Taruna dan mengikuti pendidikan perwira di Akmil Magelang.

Enzo terlahir dari seorang Ibu berdarah Sunda (ralat keterangan di video) dengan Bapak berdarah Perancis. Enzo sendiri juga lahir di Paris dan menetap hingga usia 13 tahun.

Tapi setelah bapaknya meninggal, Enzo akhirnya dibawa oleh sang Ibu kembali ke Indonesia dan disekolahkan disalah satu Ponpes Serang Banten.

Luar biasanya Enzo menguasai 4 bahasa asing yaitu Inggris, Perancis, Italy dan Arab.

Tidak hanya itu, kemampuan fisik Enzo juga tidak bisa diremehkan.

Dia mampu melakukan Pull up 19 kali, Sit up 50 kali dan Push up 50 kali dimana semuanya ditempuh dalam waktu 60 detik (1 menit).

Selain itu dia juga mampu berlari 7,5 putaran x 400 meter dalam 12 menit dan berenang 50 meter selama 1 menit," begitu tulis akun @infokomando.

Sementara itu dari penulusuran TribunJakarta.com, Enzo zenz Allie sempat menempuh pendidikannya di SMA Pesantren Unggulan Albayan Anyer.

Dilansir dari laman albayananyer.sch.id, Enzo zenz Ellie merupakan murid yang berprestasi.

Pada bulan Februari 2019 lalu, Enzo zenz Ellie sukses meraih dia medali emas pada kejuaraan Atletik siswa Kabupaten Serang.

Enzo Zenz Allie bertanding mewakili SMA PU Al Bayan di kategori nomor 400 meter dan 800 meter dengan catatan waktu 2 menit 15 detik.

"Saya bangga karena bisa menang, membahagiakan orangtua dan nama baik sekolah," ujar Enzo zenz Ellie seperti dilansir TribunJakarta dari laman albayananyer.sch.id, Senin (5/8/2019).

Enzo zenz Ellie mengatakan bahwa perjuangannya menyabet dua emas sekaligus tidaklah mudah.

Ia mempersiapkan diri mengikuti kejuaraan tersebut selama satu bulan.

Enzo zenz Allie rutin berlatih lima kali dalam satu minggu.

"Saya akan terus latihan. Target selanjutnya saya ingin memberikan yang terbaik di kejurda dan bisa tampil di PON 2020 di Papua," ungkapnya.

Selain itu, Enzo zenz Ellie juga sebelumnya pernah menjadi juara dua dan tiga cabang lomba renang 100 meter gaya bebas di O2SN Kabupaten Serang tahun 2018 dan juara 2 lari jarak menjauh 5.000 meter yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Untirta beberapa bulan lalu.

Terlepas dari hal itu, Enzo zenz Ellie mengaku bersyukur dapat diterima menjadi taruna Akmil.

"Bahagia dan sangat bersyukur dan atas izin Allah SWT," katanya.

Dilansir dari Surya.co.id, Enzo juga mengucapkan terimakasih kepada orangtua yang telah mengurusnya dari lahir sampai saat ini, terutama kepada ibunya.

Dia mengaku sejak dari kecil sudah berniat menjadi taruna akademi militer.

Sosok Enzo Zenz Allie, taruna Akmil bule yang curi perhatian Panglima TNI.
Sosok Enzo Zenz Allie, taruna Akmil bule yang curi perhatian Panglima TNI. (Kolase tangkap layar Instagram/@tnilovers18)

Informasi mengenai taruna ini didapat dari sang ibu sedari dia SMP.

Enzo mengaku sejak lahir hidupnya memang dihabiskan di Prancis hingga dia SD.

Pada tahun 2012, sang ayah meninggal dunia di sebuah pulau dekat Australia pada tahun 2012.

Dua tahun setelahnya atau tahun 2014 dia pun kembali ke Indonesia mengikuti ibunya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul KSAD Pasang Badan untuk Enzo Zenz Allie, Ini Penjelasannya

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved