Kementerian PANRB Tetapkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019

Menteri PANRB Syafruddin saat mengumumkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Kantor Kementerian PANRB

Kementerian PANRB Tetapkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019
Istimewa
Menteri PANRB, Syafruddin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menetapkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di lingkungan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD.

Demikian dikatakan Menteri PANRB Syafruddin saat mengumumkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Dalam kesempatan itu, Menteri Syafruddin turut menyampaikan apresiasinya pada instansi pemerintah yang telah lolos sampai tahap ini.

"Selamat untuk instansi yang sudah masuk Top 45. Semoga inovasi ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Baca: Markus Nari Didakwa Merintangi Pemeriksaan Kasus KTP-El dan Terima 1,4 Juta Dollar AS

Baca: Hendi Ucapkan Terimakasih Pada Anggota DPRD Kota Semarang 2014 - 2019

Baca: Vendor Alat Blokir HP Ilegal Berpotensi Intip Data Pribadi Masyarakat

Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 ini terdiri dari 8 kementerian dengan 9 inovasi, 4 lembaga sebanyak 4 inovasi, 5 provinsi dengan 5 inovasi, 16 kabupaten dengan 17 inovasi, 9 kota sebanyak 9 inovasi, dan 1 BUMN dengan 1 inovasi.

Proses seleksi Top 45 dilakukan oleh Tim Panel Independen dan Tim Evaluasi sementara penentuannya dilakukan oleh Tim Panel Independen.

Top 45 diperoleh dari Top 99 yang diseleksi melalui tahap presentasi dan wawancara serta verifikasi dan observasi lapangan.

Menteri Syafruddin menjelaskan bagi pemerintah daerah yang inovasinya terpilih sebagai Top 45 akan mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID).

Pemberian DID ini telah dilakukan sejak tahun anggaran 2018.

Mantan Wakapolri ini mengatakan instansi yang berpartisipasi pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 juga berkesempatan mengikuti kompetisi tingkat dunia yaitu United Public Service Award (UNPSA) yang diselenggarakan PBB.

Sebelumnya terdapat dua instansi yang berhasil menjuarai ajang bergengsi UNPSA, yaitu inovasi Sistem Early Detection and Treatment (EDAT) dari Kabupaten Teluk Bintuni, dan inovasi PetaBencana.id milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Posisi Top ini akan dikirim ke PBB untuk dilombakan. Mudah-mudahan tahun depan bisa menjuarai lagi, sehingga kita bisa hattrick berturut-turut memenangkan UNPSA," pungkasnya.

Lebih lanjut Syafruddin menyampaikan penghargaan terhadap Top 45 akan diserahkan langsung oleh Bapak Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada akhir September 2019.

Penulis: chaerul umam
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved