Breaking News:

Penjual dan Pembeli Video Vina Garut Kini Diburu Polisi

Dari tersangka A, polisi mengamankan ponsel. "Dari ponsel itu diketahui, A menyimpan 10 video, semuanya disimpan di google drive," kata Kapolres.

Indiatimes.com via Tribunnews
Ilustrasi - kronologi video mesum Vina Garut viral - 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Firman Wijaksana

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Polres Garut terus mengembangkan kasus video syur "video Vina Garut" yang menggemparkan jagat maya Tanah Air beberapa hari ini.

Tak hanya memburu para pemeran dan penyebar "video Vina Garut", polisi juga mengejar para pembeli video itu.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan, hal itu mereka lakukan agar tak ada lagi yang menyebarkan dan membeli video syur asusila tersebut.

"Video (Video Vina Garut) itu masih banyak beredar karena ada peminatnya. Kami cegah itu," ujar Budi di Mapolres Garut, Jumat (16/8).

Baca: PSIM Rombak Pemain, Pelatih Persiba Balikpapan Tak Anggap Sebagai Keuntungan

Baca: Borussia Dortmund Gilas Augsburg 5-1 Langsung Pimpin Klasemen Sementara

Baca: Kawanan Pria Bertopeng Begal Ibu Hamil, Ternyata Korban Mengenali Seorang Pelaku

Budi meminta masyarakat yang telanjur memiliki "video Vina Garut" itu untuk segera menghapusnya.

Sebab, jika tidak, mereka bisa dijerat dengan Undang-undang ITE dan Pornografi. "Sudah cukup, hapus, jangan disebar lagi. Kasusnya sekarang sudah ditangani," katanya.

Berdasarkan penelusuran Tribun, video Vina Garut masih diperjualbelikan di media sosial Twitter hingga kemarin malam.

Pembeli membayarnya dengan mengirim pulsa senilai Rp 50 ribu kepada akun Twitter milik penjual. Pemilik akun Twitter itu mengaku memiliki tujuh file vide syur.

Budi mengatakan, polisi tengah menyelidiki komersialisasi video itu di Twitter. Indikasinya, video itu diunggah oleh tersangka A alias Rayya.

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved